Can I Love You? [Part 5]


Gambar

Annyeonghaseyo Readers😀 ^^

Mianhae Author lanjutnya lama… apalagi kemarin komputer Author sempat rusak empat hari😦 semua datanya ilang deh😦 Mian ya mungkin di Part ini kurang memuaskan dan pendek.. tapi author kepingin banget kalian tetap RCL😀 oh ya, Mian juga ya karena Author belum bisa membalas semua komentar kalian😀

Di Part ini mungkin ditemukan banyak typo, dan ketidaksukaan ._. apalagi peran Seohyun disini jahat. jadi author harap, untuk para fans Seo gak usah baca ya, daripada ngeBASH!

Kayaknya cukup deh🙂 sekali lagi, mianhae🙂

Coment. Like. dan kamu dapat pahala😀

Happy Reading ^^

Title : Can I Love You?

Author : MeydaaWK or Lee HyeRa

Cast :

  • Choi Sooyoung
  • Cho Kyuhyun
  • Kwon Yuri
  • CHoi Minho
  • Seo Jo Hyun
  • Jung Yonghwa

Length : Series

Genre : PG13

Rating : Romance

Part 1| Part 2 | Part 3 | Part 4

=======@@@_____@@@=======

Kyuhyun menyeret-nyeret Sooyoung sambil melihat-lihat toko-toko yang menjual barang bermacam-macam.

“Waah, Kyuhyun-ssi, bagaimana kalu kita mmpir ke toko itu sebentar?” Tanya Sooyoung sambil menunjuk toko souvenir, seperti kalung dari perak, cincin, gelang, kaos, baju, jepit rambut, dan gantungan kunci atau ponsel.

“Eoddie?” Kyuhyun menatap ke kiri, padahal toko itu berada di kanan.

“Ini lhoo.” Sooyoung menggandeng tangan Kyuhyun, memasuki toko bernama Jeju Souvenir Shop yang megah. “Waah, lihat, bagus kan kaosnya?”

“Nde, nde. Kajja kita lanjut.” Ajak Kyuhyun malas. Sebenranya dia lebih suka memotret daripada berjalan-jalan seperti ini. Tapi dia takut Sooyoung menjadi kesal dan moodie.

“Aaah, mana boleh begitu. Sebentar, aku mau membeli souvenir dulu.”

“Baiklah. Aku tunggu disana ne?” Kyuhyun menunjuk sebuah kursi.

“Nde.”

Sooyoung berjalan-jalan sendiri sambil sesekali mengaca untuk melihat penampilannnya. Sementara dari jauh, terdengar bisik-bisik.

“Yaah, hyung tidak ada romantic-romantisnya…” desah Minho kecewa.

“Dasar! Biar kutelpon Kyuhyun oppa.”

“Hah? Buat apa?” Minho berbisik.

“Supaya dia pulang sendiri dengan Sooyoung. Kajja kita pulang…” ajak Yuri sambil mengeluarkan ponselnya.

=======@@@_____@@@=======

“Ne, yeoboseyo?” Tanya Kyuhyun sambil menempelkan ponsel ke telinga.

“Oppa, karena oppa menyebalkan, oppa dan Sooyoung pulang sendiri saja. Mobil Travel aku pakai dengan Minho. Bye.” Seru Yuri lalu, KLIK.

“Hah? Menyebalkan?” Tanya Kyuhyun bingung.

“Waeyo?” Tanya Sooyoung yang sedang duduk di samping Kyuhyun.

“Masa Yuri dan Minho meninggalkan kita.” Kata Kyuhyun.

“Mwo?! Omona, Yuri itu benar-benar!” Sooyoung segera mengeluarkan ponselnya hendak menelepon Yuri. “YA! Yuri-ssi! Kau benar-benar gila? Aigoo, kau benar-benar meninggalkan aku dan oppamu itu?! YA! Cho Yuri! Kau benar-benar…” belum sempat Sooyoung meneruskan kalimatnya, Yuri sudah menutup telepon. “Aigoo, Kyuhyun-ssi, adikmu ini benar-benar menjengkelkan!”

“Yaah, yang terpenting sekarang adalah bagaimana cara kita pulang.” Kata Kyuhyun dengan santainya. “Katanya, jam sore seperti ini, transportasi hanya ada kira-kira… tiga kilometer disini. Kau berniat ingin jalan kaki?!”

“Omona! Aku tidak pernah memikirkan itu. Aigoo, eottohke?!” kata Sooyoung frustasi, sambil menatap Kyuhyun penuh harap.

“YA! Jangan menatapku seperti itu, kau kira, kalau kau menatapku, mobil Travel itu akan datang sendiri?” protes Kyuhyun.

“Aku kira.”

“Kajja kita pulang.”

“Mwo? Naik apa?”

“Kita jalan dulu saja.” Ajak Kyuhyun lalu menarik lengan Sooyoung.

Mereka berjalan tak tentu arah. Hanya mengikuti jalan setapak yang makin jauh makin sempit. Hingga akhirnya mereka sampai di depan sebuah hotel.

“Eottohke? Ini sudah malam, bagaimana kalau kita menginap sehari saja disini?” Tanya Kyuhyun.

“Tidak mau! Kita harus pulang hari ini.”

Kyuhyun diam, dan malah mengeluarkan kameranya.

“Ya, Kyuhyun-ssi, kau ini tidak memikirkan pulang malah memotret!”

Kyuhyun hanya menatap Sooyoung santai. “Aku ingin menginap di hotel ini, kalau kau mau pulang yaa, silakan pulang sendiri.”

“Ya, masa kau tega? Kalau ada penjahat bagaimana?!”

“Kau kan galak. Kau lawan saja. Kalau perlu, penjahat itu kan makan juga.”

“YA! Kau bilang apa?!”

Dengan terpaksa, akhirnya Sooyoung ikut Kyuhyun menginap di hotel.

“Annyeong, ahjumma, kami ingin memesan dua kamar hotel.” Kata Kyuhyun pada penjaga meja resepsionis yang sudah tua.

“Wah, mianhae, kamar hanya tinggal satu. Bagaimana? Kalian setuju?”

Sooyoung hendak memprotes, tapi kalah cepat dengan Kyuhyun.

“Baiklah.”

Ahjumma itu memberikan kunci kepada Kyuhyun dan menerima sejumlah uang.

“Omona, kalau kau tidur di kamar itu, aku dimana?” protes Sooyoung.

“Kalau begitu, kita tidur bersama saja.” Sahut Kyuhyun enteng.

Sooyoung menampakkan wajah kaget. “MANA BISA BEGITU? KAU INI! Sudah menyimpan foto yadong, berpikiran yadong pula!”

“Enak saja, aku tidak berpikir yadong tuh.”

“Kalau tidak, apa namanya?!” bentak Sooyoung kesal. “Ingat, kau tidur di sofa atau lantai, dan aku di kasur!”

“Aniyo. Yang membayar kan aku. Jadi kau di lantai!” bantah Kyuhyun.

“Ya! Dimana-mana, namja itu mengalah pada yeoja, kenapa yeoja yang mengalah!”

“Kalau begitu, serahkan uangmu…”

Sooyoung cemberut dan duduk di sofa tersebut. Dia mengeluarkan ponselnya dan mengirim SMS kepada Yuri dan Minho.

To : Yuri

            CHO YURI!! Awas saja kalau aku bertemu denganmu!

To : Minho Saeng

            CHOI MINHO!! Awas saja kalau aku bertemu denganmu!

 

            Send. Sooyoung kembali mengantongi ponselnya dan mengambil bantal di kasur.

“Kau yang mandi dulu, atau aku?” Tanya Kyuhyun sambil melipat tangan.

“Terserah.” Sahut Sooyoung dingin.

“Waeyo? kau marah?”

“Masih bisa bertanya, eh?”

“Oke oke, tadi aku bercanda. Kau tidur di kasur, dan aku di sofa. Ne?” tawar Kyuhyun sambil tersenyum manis.

“OKE!”

“Menyebalkan! Tadi saja cemberut, sekarang tertawa seperti orang gila.” Gumam Kyuhyun pelan sambil menatap Sooyoung yang masuk ke kamar mandi.

=======@@@_____@@@=======

Minho dan Yuri sudah sampai di hotel sejak satu jam tadi. Mereka mulai kebingungan karena Kyuhyun dan Sooyoung belum kembali juga.

“Minho-ah, bagaimana kalau Kyuhyun oppa dan Sooyoung kecelakaan? Tersesat? Dan… bersimbah darah?!” Yuri bergumam takut sambil memandang ke jendela lobby.

“Jangan menakut-nakuti begitu… ucapan adalah doa…” Minho juga tampak panik, tapi tidak sepanik Yuri. “Tapi, kalau benar mereka tersesat atau kecelakaan atau bersimbah darah… pasti ibu Sooyoung Nuna akan memarahiku. Aissh, eottohke?”

“Ini semua gara-gara aku.” Yuri menunduk takut. “Coba kalau aku tidak mengajakmu pergi, pasti Kyuhyun oppa dan Sooyoung sudah pulang bersama kita,”

“Aku juga salah.”

Mereka berdua terus mengobrol, sementara Seseorang sedang mendengarkan pembicaraan baik-baik. Seseorang itu Seohyun.

“Oppa, bagaimana kalau kita kembali ke Pusat dan mencari Kyuhyun oppa?” Tanya Seohyun sambil menghentakkan kaki di depan Yonghwa.

“Aniyo… Chagi-ah. Ini sudah malam. Dan aku yakin Kyuhyun dan Sooyoung akan pulang. Mungkin mereka sedang bersenang-senang…”

Seohyun menatap Yonghwa kesal. Apalagi saat calon nampyeon-nya itu mengatakan “mereka sedang bersenang-senang”—ucapan itu membuat Seohyun menyadari bahwa masih ada secuil rasa untuk Kyuhyun dihatinya. Dan mau tidak mau.. Seohyun teringat posisinya sekarang. Dia sudah tidak sendiri lagi. Apalagi sejak Yonghwa melamarnya. Dia tidak bisa bertindak gegabah dan membuat orang-orang—apalagi Yonghwa dan Kyuhyun—menganggapnya yeoja jahat yang plin-plan. Ani. Tidak akan pernah.

“Tapi aku tidak yakin,” Seohyun menjawab lirih. Sukses membuat Yonghwa merasa kasihan.

“Sudahlah, tenang… kau sudah mencoba menghubungi Kyuhyun?”

Seohyun mengangguk. “Sudah, tapi ponsel Kyuhyun oppa tidak aktif.”

“Nde, biar aku coba menghubungi Sooyoung.”

Seohyun kembali menampakkan raut wajah kesal bercampur jengkel karena Yonghwa masih mempunyai nomor ponsel yeoja yang saat ini sedang membuat hatinya tak tentram.

Yonghwa mengeluarkan ponselnya dan mengetik “2” pada speed-dial. Seohyun melihat itu, dan dia tahu namanya terletak pada speed-dial satu.

“Yeoboseyo…” kata Yonghwa. “Kau dimana? oh, ne. gwenchana? Nde, bye.” Yonghwa memasukkan ponselnya lagi. “Dengar, Sooyoung dan Kyuhyun aman-aman saja, dan mereka tidak bisa menemukan Bus untuk pulang…”

“Jadi?” Seohyun memotong.

“Jadi mereka menginap di hotel. Tenang, Sooyoung bilang dia tidak sekamar dengan Kyuhyun.”

Seohyun menyipitkan mata. Setahunya, Kyuhyun tidak akan pernah masuk ke hotel bersama Yeoja, siapapun. Dulu, saat dia dan Kyuhyun tersesat dan ada motel, Kyuhyun menolak masuk dan membiarkan Seohyun yang masuk. Kyuhyun malah duduk di dekat pohon-pohon dan beresiko kedinginan.

“Kajja kita ke Food Room.” Ajak Yonghwa. Dia tidak pernah menyadari ada perubahan besar pada diri calon anae-nya.

=======@@@_____@@@=======

“Cepatlah, nanti kita tidak mendapat angkutan lagi!” seru Kyuhyun pada Sooyoung yang sedang merapikan paper bag berisi barang belanjaan kemarin.

“Ne! sebentar!” seru Sooyoung. “Tahu begini kemarin aku tidak usah membeli pakaian sebanyak ini!”

“YA! Cepatlah!”

Sooyoung bergegas keluar dari ruangan dan melemparkan kuncinya kepada Kyuhyun.

“Makan!” bentak Sooyoung kesal sambil memasuki lift dan memencet tombol 1.

“Kau lapar, eoh?”

“Tentu saja! Dari semalam aku sudah kelaparan! Kau kira enak tersesat bersama orang malas dan pelit sepertimu? Aku kan BELI SENDIRI, dan kau Cuma menemaniku! Dasar pemalas.”

Kyuhyun mencibir dan keluar dari lift. “Kajja kita ke The House Burger yang kita lihat kemarin saja.” Ajak Kyuhyun.

“Ne.” sooyoung menurut sambil memegang perutnya.

“Dasar shiksin!”

“Biarin.”

=======@@@____@@@=======

“Wah, sepertinya Sooyoung marah. Pasti sebentar lagi terjadi perang dunia…” cetus Yuri sambil menatap ke jendela, saat itu Seohyun lewat. “Hei, Seo Jo Hyun, hari ini kau ada pemotretan?”

Seohyun menatap Yuri dingin. “Kalau ne, waeyo, kalau ani, waeyo?” *bakorgagal._.*

“Aku kan hanya bertanya.” Yuri membalas dingin.

“Nuna ini kenapa sinis sekali sih? Lihat wajah Seo Jo Hyun Nuna, keriput semuanya! Seharusnya nuna tidak pemarah!” seru Minho.

Seohyun menatap kesal lalu berlalu pergi, meninggalkan Yuri dan Minho yang terbahak.

 TBC

gimana readerS? hancurkah? pasti iya😀

oh ya, buat readers You Hurt Me Again.. author lanjutnya kapan-kapan ya😀

Mianhae🙂

follow twitter author : @MeydaaWK

follback? mention!😀

37 thoughts on “Can I Love You? [Part 5]

  1. Minho ma yuri jahil…
    Ninggalin soo ma kyuppa…
    Seo plin plan…
    Üϑάн punya yonghwa masih G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ Ṁ̭̈̅ªªŰ kyuppa buat soo..
    Maruk amat…

    Like

  2. Di akhir crtanya lucu…
    ^_^
    knp seo eonni msh suka sma kyuppa???
    yul eonni dn minho oppa jail bngt sihhh…
    gkgkgk…

    Di tnggu next part x eonni…
    ^_^

    Like

  3. omo kyuyoung sekamar tp sayang ga ngapa2in…dasar seo plin plan dah pny yonghwa msh suka ma kyu…lanjut chingu kalo bs banyakin kyuyoung moment’a y

    Like

  4. aku ngrasa kya.a ni pndek dh.. keasyikan bca kli yah.. okelah..
    Walah, Minyul.. klian bner2 bae dh.. wlaupun crea klian evil.. wakaka..
    Hayo loh..! Kyuyoung ngpain? skmar lgi.. hehehe..
    Ish… si Seo dgin bgt si ma Yuri.. dger th kta Minho, byk krput.. hihihi.. jgan plin plan donk.. ma Yonghwa aj..
    Next part ya..! jgan lupa, FF2 mu yg laen.. kkk~

    Like

  5. wah .
    yuri & minho sama” jahil ..
    liat tuh akibat akhirnya mereka tinggal sekamar di hotel .. haha , tpi bagus juga sama ide mereka berdua untuk ninggalin soo eonnie sama kyuppa .. mudah”an klu sudah kyak gini mereka jadi makin akrab ><

    Lanjut thor , hwaiting😀

    Like

  6. kekeke~ terakhirnya lucu
    aduh….. seohyun labil ih masa masih mau sm kyu oppa sih ?
    minho oppa sm yuri eonni jail tp jail yg menguntungkan (?)

    Keren ff nya eonii ^^
    Next partnya ditunggu ya ^^

    Fighting !!!!!^^

    Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s