You Hurt Me Again Seq. of My Heart Is Hurt [Part 3 – END]


Annyeonghaseyo readers… ^^

Nih, Sesuai janji aku.. aku bakal lanjut FF aku yang ini ^^

Mianhae ya, mungkin Part ini terlalu kecepetan, dan kurang greget… dan masih banyak lagi kekurangannya…

Mian juga ya part ENDED ini pendek banget… author buru-buru nih😀

Kayaknya ini aja deh, yang mau Author sampein. pokoknya Tetap RCL oke?

Like. Coment. Rating. dan kamu dapat pahala ^^

Title :  You Hurt Me Again seq. of My Heart Is Hurt

Author : MeydaaWK or Lee Hyera

Cast :

  • Choi Sooyoung
  • Cho Kyuhyun
  • Kim Taeyeon
  • Seo Jo Hyun
  • Park Junsu

Length : Series, sequel

Genre : sad, romance

Rating : PG 13

Happy Reading ^^

Part 1 | Part 2 

Sudah dua hari sejak Kyuhyun menelepon Sooyoung. Tidak terjadi apa-apa, belum, tepatnya. Sooyoung dan Kyuhyun sangat yakin kalau Seohyun akan melakukan apa-apa. Mungkin belum waktunya. Mungkin juga Seohyun sedang menunggu kesempatan. Mungkin.

“Sooyoung-ah, gwenchana?” Tanya Taeyeon pada Sooyoung yang melamun.

“Ne, gwenchana.”

“Kenapa melamun begitu?”

“Aniyo. Hanya memikirkan tentang Kyuhyun oppa.”

“Jangan memikirkan yang aneh-aneh. Aku yakin Kyuhyun setia kok.” Kata Taeyeon lagi.

“Bukan itu. Tapi aku takut—”

“Soo!” tiba-tiba Kyuhyun berteriak. Dari jauh tentunya.

“Eoh? Kenapa oppa kesini?” Sooyoung balas berteriak. Karena jarak mereka yang jauh.

“Aku hanya ingin melihat yeojachinguku… tidak boleh?” Kyuhyun melambaikan tangan sambil tertawa, berjalan menghampiri Sooyoung.

“ANiyo.” Sooyoung ikut tertawa.

“Waah, sepertinya aku akan jadi obat nyamuk nih.” Sindir Taeyeon merengut.

“Hehe, aniyo. Mana mungkin aku nyuekin eonnie.” Sahut Sooyoung.

Kyuhyun duduk di samping Sooyoung dan Taeyeon.

“Soo, bagaimana kalau besok kita jalan-jalan? Kau ada waktu kan?”

Sooyoung mengangguk setuju.

“Oppa, tapi apa kau masih berani berkeliaran denganku?” Tanya Sooyoung hati-hati.

“Kenapa harus takut?”

“Oppa… kau tahu yang kumaksud.”

Kyuhyun mengangguk meremehkan. “Aku tahu kemampuan Seohyun.”

“Maksudmu?” Taeyeon menyela. Ingin tahu mendengar nama Seohyun disebut.

“Yeoja itu harus kubuat kesal padaku.”

“Tapi, Kyuhyun-ah, kau tau kan bagaimana kerasnya dia jika sudah mencintai orang?” Tanya Taeyeon sambil menatap Kyuhyun serius.

“Nuna tahu darimana?” Tanya Kyuhyun heran melihat pengetahuan Taeyeon tentang mantan yeojachingunya.

“Ingat Ahn Gyusoo?”

“Eonnie, kau membuatku takut lagi jika menceritakan itu.” Cicit Sooyoung takut.

“Tapi Kyuhyun harus tahu ini, Soo. Biar dia tidak meremehkan kemampuan membunuh Seohyun.”

“MWO?! Membunuh? Dan siapa Ahn Gyusoo itu?” Tanya Kyuhyun semangat.

Taeyeon-pun menceritakan tentang kisah singkan Gyusoo yang tragis itu.

“Dan sekarang, namjachingu Gyusoo bunuh diri.”

“AKu tidak pernah menyangka Seohyun bisa menjadi psikopat begitu.” Gumam Kyuhyun seperti ditujukan ke diri sendiri.

“Jika kau tahu…” sindir Taeyeon.

“Mianhae, Soo. Sepertinya aku membahayakan dirimu.”

“Gwenchana.”

“Sepertinya memang kitaharus berhati-hati terhadap Seohyun. Aku yakin dia pasti sudah menyiapkan taktik yang pasti membahayakan kita.” Jelas Taeyeon serius. “Aku juga yakin kalau dia sedang berada disini.”

“Mwo?” Tanya Kyuhyun dan Sooyoung berbarengan.

“Dia sedang mengawasi kita. Lebih baik kita bicara bisik-bisik saja.” Bisik Taeyeon. “Cho Kyuhyun, kulihat kau diikuti Seohyun saat kesini.”

“AKu tidak merasa.”

“Sudahlah, eonnie. Kalau memang aku dan oppa harus berpisah, ya bagaimana lagi.”

“Soo! Jangan berkata seperti itu!” seru Taeyeon. “Kajja kita masuk ke tenda saja. Disana pasti Seohyun tidak bisa mengikuti kita.”

Mereka berjalan masuk ke tenda. Meninggalkan sepasang mata yang menatap kesal.

“Sial, yeoja itu tahu!” seru Seohyun sambil meninggalkan tempat tadi.

=======@@@_____@@@=======

“See? Benar kan kataku?” kata Taeyeon bangga. “Yeoja itu memang benar-benar menyebalkan!”

“Omona, dia benar-benar pintar mencari taktik, dia pasti sengaja mengintip kita supaya dia tahu rencana kita, lalu menyerang kita ketika kita lengah. Aah, aku jadi takut berjalan sendirian. Kalau perlu, Taeng-ah, kalau mau ke kamar mandi, antar aku, eoh?”

“Hah!”

Kyuhyun tertawa.

“Taeng, bagaimana jadwal syuting-ku besok? Sibukkah?” Tanya Sooyoung.

“Hanya ada pemotretan untuk iklan bedak dan Hand Body lotion. Setelah itu, kita ada acara makan-makan bersama kru Film “You Hurt Me Again”. Terus kita pulang.”

“Kalau sibuk kan aku tidak akan ada waktu santai, supaya Seohyun tidak mengincarku.”

“Aku akan memikirkan ide supaya kita bisa aman.”

“Nde.”

=======@@@_____@@@=======

Sooyoung merebahkan kepalanya ke bantal berbentuk love dengan tulisan ‘Choi Sooyoung’, dari fans setianya. Sooyoung memang selalu menyimpan atau membagikan barang-barang yang diterimanya. Setelah melakukan jumpa fans atau acara dengan fans, Sooyoung pasti akan mengadakan bazaar untuk menjual barang-barang dari fans itu. Daripada terbuang. KRAK! Tiba-tiba kaca jendela kamar Sooyoung pecah, dan muncullah kepala manusia yang memakai penutup mata. Lalu semuanya gelap.

“Kajja, ikut aku, nona Sooyoung…”

Orang itu—Ok Taecyeon—membawa tubuh Sooyoung ke dalam mobil yang sudah disiapkan.

“Ini yeoja yang kaumaksud, Seohyun.” Kata Taecyeon sambil meletakkan tubuh Sooyoung ke kursi mobil yang lembap.

“Ne, gomawo Taecyeon-ssi.” Kata Seohyun sambil memberikan segepok uang untuk Taecyeon. Mereka sama-sama tersenyum, lalu berpisah. “Sooyoung-ah, jangan mencoba-coba bermain denganku. Lihat? Ini baru taktik awal, dan kau sudah tak berdaya. Hahaha.”

Seohyun mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi, seolah berusaha menyalurkan emosinya lewat setir mobil.

=======@@@_____@@@=======

“Dimana Sooyoung? Astaga, eottohke?!” Tanya Taeyeon sambil berjalan bolak-balik. Di hadapannya, sudah ada Kyuhyun, Leeteuk, Yuri, dan Agensi Sooyoung.

“Kau tenang dulu, Taeyeon-ssi. Kita pasti bisa menemukan Sooyoung. Aku yakin itu.” Seru Baekhyun mencoba menenangkan Taeyeon yang gelisah.

“Aku sudah melapor polisi. Tapi belum ada pemberitahuan selanjutnya.” Sambung Kyuhyun. Matanya sembap. “Aku yakin sekali kalau Seohyun yang melakukannya.”

“Maksudmu, Seo Jo Hyun? Artis yang akan didebutkan itu?” Tanya Baekhyun, ketua agensi Sooyoung itu.

“Nde. Hari ini apa dia berangkat?” Tanya Leeteuk sambil menatap Baekhyun.

“Sebentar, akan kutanyakan itu pada Sunny.” Kata Baekhyun sambil mengeluarkan ponselnya. “Yeoboseyo, Sunny-ah? Ne, cek absen, hari ini Seo Jo Hyun berangkat tidak? Aniyo? Ne, baiklah. Bye. Sunny bilang Seo Jo Hyun belum berangkat. Kajja kita ke kantor saja.”

Semuanya keluar dari ruangan dan masuk ke mobil masing-masing.

“Aku takut…” bisik Taeyeon sambil menyenderkan kepalanya di dada Leeteuk. Gugup.

“Jangan membuatku semakin takut, Tae. Kau tahu—mungkin saja sekarang Sooyoung sedang mengerjai kita,” Leeteuk berusaha memberi lelucon. Meski tahu semua orang di depannya tidak akan tenang. Apalagi Kyuhyun.

“Aku akan mencoba menelepon Seohyun.” Kata Kyuhyun lagi.

=======@@@_____@@@=======

Sooyoung mencoba membuka matanya yang sekian lama terpejam. Kepalanya terasa sakit dan ngilu saat melihat tangannya ditali dengan kencang, membuat kulitnya lecet.

“Halo? Aku dimana?” bisiknya.

“Kau ada bersamaku, Sooyoung-ssi.” Kata Seohyun dari jauh. “Aku ingin menghukummu, Sooyoung-ssi.”

“Waeyo? karena kau tidak berhasil membuat Kyuhyun jatuh cinta padamu, eoh? Jangan pikir kau bisa merebutnya lagi dariku.”

Seohyun hanya tersenyum sinis. “Sepertinya kepintaranmu sudah hilang. Aku sudah merebutnya darimu sekali, pasti akan sangat mudah melakukannya.”

“PSIKOPAT!” bentak Sooyoung. “Kau kira Kyuhyun serapuh itu? Dengar Seohyun-ssi, pasti, suatu saat, karma akan kembali padamu!”

“So?”

“Cih… yeoja sepertimu benar-benar membuatku kesal. Aku yakin kau akan mendapat balasan yang lebih kejam daripada ini. Kau sudah membuatnya terlihat Seohyun-ssi.”

“Contohnya?”

“Kau lihat, semua namja yang kaudekati pasti menjauh. Itu karena mereka jijik pada yeoja psikopat sepertimu. Contohnya, seseorang yang kaubunuh beberapa tahun yang lalu…”

PLAKK!

“Jaga bicaramu, Choi Sooyoung. Aku sebenarnya ingin meringankan beban hidupmu, tapi sepertinya kau tidak sepikiran begitu.”

“Haha? Kau marah? Bukannya itu kenyataan? Cih, kau punya tisu Seo? Boleh kuminta? Aku ingin menghilangkan noda di pipiku, rasanya menjijikkan,”

Seohyun menahan emosinya dihelanya nafasnya panjang-panjang. Tangannya akan meraih vas bunga tapi terhenti saat dering ponselnya terdengar.

“Yeoboseyo? Mwo, Sooyoung menghilang? Oppa, aku tidak bersamanya—”

Sooyoung merasa yakin bahwa Kyuhyun yang menelepon Seohyun, dia berteriak keras, “KYUHYUN! JANGAN PERCAYA PADA YEOJA BUSUK INI!”

=======@@@_____@@@=======

“KYUHYUN! JANGAN PERCAYA PADA YEOJA BUSUK I—” Kyuhyun menjauhkan ponselnya dari telinga. Dia yakin sekali bahwa itu suara Sooyoung.

Well, lihat kan?” bisik Kyuhyun tanpa suara. “Jadi Seohyun-ssi, aku benar-benar muak mendengar kebohonganmu.”

“Oppa, tadi aku sedang mendengar, eh, siaran TV, dan kebetulan—”

Kyuhyun, Baekhyun, Taeyeon, dan Leeteuk sudah masuk ke dalam mobil dan melajukannya. Mencari posisi GPS Seohyun. Leeteuk yang melacaknya. Mereka terus berjalan, lurus.. berbelok beberapa kali dan berhenti di depan sebuah gedung yang tinggal puing-puingnya. Mata mereka terpana melihat Seohyun sedang terburu-buru keluar dari gedung tersebut.

“Pegangi dia!” seru Kyuhyun, memerintah Baekhyun yang melongo.

Kyuhyun segera masuk bersama Taeyeon, membuka pintu-pintu yang nyaris sama dan bewarna gosong.

“CHOI SOOYOUNG!” teriak Kyuhyun, bergantian dengan Taeyeon.

“Aku disini!” Sooyoung berteriak balik. Kyuhyun mengikuti suara Sooyoung dan terpana melihat ruangan tempat Sooyoung dikunci. Ruangan itu berbau amis, dan terlihat bercak-bercak darah kering di sekitarnya. Sooyoung sendiri lehernya ditali dan sekuat tenaga berusaha tetap berdiri di atas meja.

“Omona, yeoja itu benar-benar jahat!” seru Taeyeon, sambil menatap sekeliling. “Aku yakin sekali Gyusoo juga dibunuh disini, lihat, itu blazer milikku yang dia pakai dia akhir hayatnya!”

“Eonnie—jangan bicara dulu, lebih baik kau melepas tali ini…” protes Sooyoung sambil menunjuk tali di lehernya.

“Oh, mianhae.” Kyuhyun segera melepas tali.

=======@@@_____@@@=======

“Jadi, Tersangka Seohyun, ada lagi yang ingin anda sampaikan sebelum masuk ke jeruji besi?” Tanya Hakim sambil menatap Seohyun.

Seohyun hanya terdiam. Wajahnya menyiratkan kebencian yang mendalam.

Hakim memberi tanda pada Polisi untuk menggiring Seohyun pergi.

Acara ditutup.

“Sooyoung-ah, selama ini aku selalu membuatmu tersudut, membuat hatimu sakit, dan membuat kau kesal… tapi di balik semua itu, aku mencintaimu. Aku mencintaimu apa adanya. Bukan karena harta, kecantikan, atau tubuh… lagipula kecantikan dan tubuhmu tidak terlalu bagus…”

“YA!” Sooyoung menghardik kesal.

Would you be marry me?

“Of Course, Nae namjachingu…”

Mereka kemudian tertawa dan berlari menjauh… semakin hilang dan hilang.

Tahu tidak, apa contoh dari kata abadi? Abadi, sama dengan Cinta.

___END___

Gimana readers? hancurkah? mian ya yang komentarnya belum terbalas ^^

43 thoughts on “You Hurt Me Again Seq. of My Heart Is Hurt [Part 3 – END]

  1. Part duanya di protect ya-_-
    Aku tidak bisa berkata apa-apa/?
    Kok tetap nangis ya:3
    Mungkin efek lagu mellow yang kagak berenti-berenti dari tadi/?
    *abaikan komen ini

    Like

  2. End..dan happy ending..
    Astaga seohyun psikopat gt..ckckck
    Gpplah yang pntg semua berakhir indah…haaaaah…
    Ffnya bagus dan jalan cerita yang unik..

    Like

  3. senangnya kyuyoung bersatu ^^
    rasakan tu seo! tega amat sih jadi orang. dipenjara jadinya kan? cian :p #kesalsendiri

    Like

  4. Suer! Aku bru tw udh end..
    Comen.a tlat..
    Kpndekan + kcpetan ni.. Wkwk! Biarlah, aku tw kmu sbuk..
    Sneng dh Seo k pnjra, biar dpet pel..
    FF2 mu yg bru or utang ktggu..!

    Like

  5. ff x pendek eonn, tpi gak papa kok…
    crta x seru eonni…
    seo eonni kena karma, krna mau pisahin kyuyoung…
    Gak boleh!!!
    -_-

    Di tnggu ff selanjutnya…

    KYUYOUNG JJANG!!!
    ^_^

    Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s