[Drabble] Disease: Rain Moment


rain moment

 

Title: Rain Moment

Author: @MeydaaWK

Cast:

-Choi Sooyoung

-A Boy

Genre: Sad

Length: Drabble [671 words]

Rating: Teenager and PG

Project Previous:

¹st: Still Hurts

²nd: Midnight Meeting

Happy Reading~

-oOo-

“Aku memang mencintaimu. Tapi bukannya cinta itu harus memilih?”

Aku terdiam, tegang dengan detak jantung meletup-letup. Menantikan apa yang akan dikatakannya, seolah-olah itu adalah keputusan hidup dan matiku.

“Cintaku padanya dan cintaku padamu sungguh berbeda, Sooyoung-ah. Aku sangat menyadari bahwa cinta kita tak lebih dari sebuah momen. Aku sedang patah hati dan kau datang menyembuhkannya. Dan aku menyukaimu. Nyatanya, penyebab patah hatiku adalah dirinya.”

Pelan aku menarik napas. Mengerti apa yang akan dikatakan selanjutnya.

“Cintaku padamu seperti kayu di antara besi. Rapuh, tidak berguna. Aku lebih memilih dirinya. Maafkan aku.”

Keputusan itu telah dijatuhkan.

Mataku mengedip cepat, berusaha menahan air mata yang hendak mengalir itu. Bukannya ini adalah konsekuensi untukku? Oh Tuhan, kenapa rasanya masih sangat menyakitkan?

“Maafkan aku. Ini adalah keputusanku. Selamat tinggal.”

Lima menit setelah kepergiannya aku masih diam, masih mengedipkan mata cepat, berusaha membuat air mata itu tidak mengalir. Namun apalah dayaku? Kesakitan ini terlalu dalam dan mengagetkan—meski dari awal aku telah menerima pengertian ini—yang membuat diriku seperti dijatuhkan berulang-ulang.

Air mata itu berderai, akhirnya. Tanpa awalan, langsung, banyak. Aku menatap posisinya tadi nanar. Benarkah aku tak seberarti itu? Teori kayu-diantara-besinya menyadarkan banyak hal di mataku.

Aku memang seperti itu. Ia tidak menganggap cinta ini berharga. Ia menghancurkannya dengan sekali injak. Ia memupuskannya bahkan sebelum cinta itu bertumbuh besar. Tapi mungkin inilah jalan terbaiknya, jika aku membiarkannya tumbuh, maka rasanya akan lebih buruk daripada ini.

Akhirnya, dengan segenap tenaga yang kupunya, aku berusaha berjalan meninggalkan tempat itu. Tempat dimana dimulai dan diakhirinya kisah ini.

-oOo-

Hujan selalu menjadi pelampiasan asaku yang tak dapat tercapai. Derainya akan menemani air mataku sekaligus menutupinya, dan suaranya menghalangi orang-orang mendengar isak tangisku.

Dan tempat bertemu hujan yang terbaik adalah taman itu. Sebenarnya tidak bisa disebut taman karena hanya ada beberapa pohon berjajar yang tidak begitu rapi, dua ayunan dan kursi untuk duduk. Namun tak apalah, aku tetap menyebutnya taman.

Sepertinya hari itu adalah hari dimana hujan sedang menghukum Seoul. Air dingin nan deras itu tak berhenti mengalir bahkan sampai aku hampir mati kedinginan. Namun kekeras kepalaanku membuatku tetap bertahan di ayunan, membiarkan air hujan menyiksaku. Aku tidak peduli lagi dengan kehidupanku selanjutnya, rasanya seperti ingin mengakhiri semuanya saat itu.

Kenangan itu menyerbu otakku dengan kecepatan tak terkira. Pening sekali. Aku tidak dapat membuat mereka pergi dan berhenti menggangguku. Dari awal cintaku memang tidak terletak pada tempatnya. Salah.

Aku menarik napas dalam, membiarkan butiran hujan itu menghajarku dengan sekali tebas. Tidak apa-apa, setidaknya tidak akan ada orang yang tahu bahwa aku baru saja patah hati. Ia-pun juga tidak boleh tahu jika aku menangisinya sekarang.

Bukannya ini pilihan kami? Menjalin cinta dengan keadaan yang tidak seharusnya. Ia sudah ada yang memiliki, dan itu sahabatku sendiri. Sedangkan aku? Aku lah yang terlalu mengharapkan bahwa cinta kami sanggup melewati rintangan dan godaan apapun. Namun mana buktinya? Dua bulan kisah ini berjalan, semuanya telah berakhir, hancur.

Tuhan, tidak bolehkah cinta ini berjalan sedikit lebih lama?

Mungkin baginya aku tidaklah penting. Mungkin baginya aku sama sekali tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kekasihnya yang asli. Mungkin baginya aku tidak lebih dari seseorang yang pernah membuat ‘momen’ yang salah dengannya. Aku tidak peduli pada anggapan itu. Aku hanya ingin ia menganggapku seseorang yang ‘pernah’ ada dalam hatinya, meskipun itu hanyalah sebuah waktu dimana aku menjadi pelariannya saja.

Asal ia tahu, tidak peduli sejahat apa ucapannya terhadapku, anggapannya, aku akan tetap disini, dalam posisi mencintainya. Sampai suatu saat nanti aku akan sanggup berdiri tanpa dirinya. Sampai suatu saat nanti akan ada seseorang yang menganggapku lebih dari sekedar ‘momen’. Momen dimana kami bahagia, namun kebahagiaan itu tidak akan pernah bertahan sampai akhir. Biar, biarkanlah ‘momen’ indah itu terlewati dengan kebahagiaan meski di akhir air matalah yang menyambangi.

Suatu saat nanti, momen itu akan kami kenang sebagai waktu dimana kami pernah bersama—dan bahagia.

Suatu saat ia akan mengingatku sebagai seseorang yang sama-sama menyukai hujan. Seseorang yang datang ketika ia patah hati. Seseorang yang membuatnya terlena.

Suatu saat nanti, mungkin saja ia akan menemukan gadis hujan yang lain. Gadis hujan yang lebih baik untuk dirinya.

Karena aku, hanyalah Rain Moment baginya.

 

 

-f i n-

MWK’s Note:

Annyeong~~

Udah lama ya saya gak kambek /mikir keras/ kali ini saya gapake cast cowok. Jadi terserah reader mau ngebayangin siapa cowoknya, mau Kris, Kyuhyun, Changmin, atau siapapun.

Ini hancur ya? –v

Maklumi saja soalnya saya ga ada ide buat bikin ff ‘-‘ sebenernya sih udah ada rencana mau bikin, tapi gatau ntar idenya bisa dikembangin atau engga ._.v

Eh, blog ini desainnya baru lagi lho! /tabok/ hasil request di ApReeL Kwon (beom dipake) sama di fictionstoryblog waks ._.

Tinggalkan komentarmu ^^

27 thoughts on “[Drabble] Disease: Rain Moment

  1. Untuk ff ini aku bayangin Kyuppa.. ._.
    Karna Kris itu pacarku /plak
    Tumben project disease ga pake backsound? Mungkin krna drabble kali yya? ‘-‘
    Tapi bagus kok bikin galau yg baca..
    Disini memang Soo yg slah krna jd slingkuhan. Tp kasihan juga pda akhirnya.. Hadeh.. #lap kringet# ditunggu ff lainnya aja ya^^ fighting!

    Like

  2. mungkin otakku udah terkontaminasi, jd gak bisa ngebayangin namja lain selain kyu…
    ada soo ada kyu, ada kyu ada soo… haha
    nice ff! tp nyesek😦
    tp sy suka yg galau2 kok… haha -_-v

    Like

  3. Padahal aku bukan kyuyoung shipper yang hardcore, atau lebih tepatnya ngga terlalu kyuyoung shipper tapi gatau kenapa yang bisa aku bayangin itu cuman Kyuhyun.
    Asli ini nyesek abis. Sooyoung miris ya
    Ffnya bagus, daebak!😀
    Ditunggu ff lainnya🙂

    Like

  4. bagus ko chingu.. tapi cast cowonya cocokan kyuppa perasaan lebih srek trus feelnya jg dapet😀
    ditunggu ff yang lebih SAD kekekkk

    Like

  5. Aku bayangin namja nya kyu! Tapi karna ga tega sama kyu dan ga mungkin kyu ngelakuin itu sama soo jadi rada kabur deh ngebayangin namjanya. Hwkwkwk
    soo menderita bgt dsini, kata2 putus dr namjax sukses bkin soo nyesek😐

    Like

  6. ih apa bgt cowoknya -___-” patah hati.ada soo, tp abis itu ninggalin lg. gak sanggup buat ngebayangin cowoknya kyu. krn yakinin hati sendiri klo kyu gak gitu😄 jd anggep cast lain aja cowoknya hhaha

    Like

  7. Aq ttp ngrasa n maunya kyuyoung
    cma sad ending trus thor
    nysek liat sooeon mndrita trus
    tpi ttp daebakk crtanya dlm bgt

    Like

  8. Duuuh bingung sebenernya milih cast cowoknya.. Abisnya kan engga pengen ada yg nyakitin soo unnie hehe *maklum bias soalnya*

    Like

  9. Aku kebayang cast namjanya itu kyuppa, kyuppa, and kyuppa again. Soalx lagi sebel2nya sih sama suami eommaku itu😛 *apa hubungannya coba* #plak

    Ff nya bagus banget >.<
    Oh ia, cast yang selalu galau disini cuma sang yeoja yah? Yang namja bisa gak? Kalau bisa, sesekali buat kyuppa – atau yang lain juga boleh – yang jadi cast galaunya, hahaha~ #evil smirk

    Lanjut chingu, fighting untuk karya-karyamu yang berikutnya😀

    Like

    1. haha iya terserah mau ngebayangin siapa😄
      aw makasih ^^
      engga kok, Still Hurt, That Pain, Twenty Five minutes yang sedih cowoknya. tapi kebanyakan sih emang ceweknya😄

      Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s