[Ficlet] Dishes


dishes

Dishes

“Kalau kau berhasil menyelesaikan semua piring itu, maka aku bersedia untuk menjadi…”

.

a movie by bepimee (@shosicu)

Casts Suga [BTS] & OC Rating Teenager Genre Fluff-Romance, AU Duration Ficlet, 410 words.

©2014.


 “Ada noda tertinggal di piring itu.”

Eve menggeram, benar-benar kesal dan tetap melanjutkan kegiatannya tanpa meluangkan waktu untuk sekedar menatap tumpukkan piring setengah meter dari lengan kirinya.

“Kau akan meracuniku ketika makan menggunakan piring yang masih berbuih.”

“Kalau begitu, tidak usah makan di rumahku dan pulanglah.” Sergah Eve sekali lagi, agak teredam oleh suara keran yang terus memancarkan air, menimbulkan bebunyian berisik. Terlebih, ia sengaja meletakkan piring yang habis dicucinya dengan tidak berhati-hati.

Merasa tidak mendapat jawaban atau mendengar gerak-gerik Suga—yang tadinya duduk di atas pantri dapur—Eve menoleh dan pandangannya bertemu.

Suga tengah memandanginya.

“Mengapa kau mencuci piring?” Suga mengeluarkan suara akhirnya. Ini jauh lebih baik ketimbang terkungkung tidak hanya oleh kesenyapan, namun juga oleh tatapan Suga yang entah sengaja atau tidak, terarah lurus pada Eve. “Tidak seperti biasanya.”

Piring basah yang baru saja dibilas diletakkan dengan super kasar oleh tangan Eve, sementara gadis itu melengos, sengaja menunjukkan emosi terdalamnya kepada pekerjaan ini. “Dihukum. Sial, cuciannya banyak sekali. Kau tidak berniat menjulurkan tanganmu sedikit saja dan membantuku meletakkan piring-piring sialan ini di raknya?”

Suga tersenyum kecil, “Tidak. Karena itu hukuman, maka aku tidak akan berbaik hati menolongmu.”

“Lantas mengapa kau masih di sini?” Eve menggerung dengan emosi yang selalu ditunjukkannya, kapan dan di manapun. “Pulang sana! Oh, atau kau diperintah Ibuku untuk mengawasiku? Jangan khawatir, aku tetap akan menyelesaikannya. Yah, walaupun aku tidak yakin semua alat-alat ini akan tetap utuh.” Ia mengangkat bahu acuh dan mengalihkan pandangannya dari Suga.

“Eve, aku punya tawaran bagus.”

Merasa tertarik, dan tidak biasanya Suga memberinya tawaran bagus, Eve mendongak dari sabun dan sponsnya.

“Apa tawaran itu berarti aku bisa bebas dari pekerjaan sialan ini?”

Suga mengerutkan kening, kentara sekali ia sedang berusaha mempermainkan mood Eve. “Aku yakin sekali tawaranku ini jauh lebih bagus daripada tidak menyelesaikan hukumanmu.” Ia mengerling dan tertawa. “..dan dengan syarat yang jauh lebih mudah.”

Oh, baiklah. Eve termakan ucapan buaya Suga. Dan dengan itu, ia menghentikan keran dan berbalik menghadap Suga dengan kedua lengan berkacak pinggang.

“Jadi, segera sebutkan apa tawaran bagus dan jauh menyenangkan daripada ini sebelum aku melemparmu dengan spons ini,” katanya. “Dan ini juga berlaku kalau kau hanya sedang berbohong. Aku serius, Min Yoon Gi.”

“Oke, aku janji.” Suga mengangkat kedua tangannya seakan mengisyaratkan menyerah.

“Lalu?”

“Kalau kau menyelesaikan itu sampai piring terakhir..,” Mata sabit Suga mengarah pada wastafel—yang sungguh, super berantakan—dan kemudian menunjukkan senyuman miringnya. “Maka aku bersedia untuk jadi pacarmu.”

Tinggallah Eve yang menganga.

.

“Semurah itu kau menjual diri?!”

End.

Draft lama ini. Udah mengendap kayak nyamuk mati di laptop dan aku baru inget sekarang 😄 Kali ini pake Suga lagi yang mau bagaimanapun dia jadi semacam bias cadangan di BTS. Ceritanya emang gak mutu banget dan ini semacam pengalaman pribadi (CUCI PIRINGNYA, bukan cowoknya) heuheu x3

Terakhir, boleh minta reviewnya? 😉

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s