[Ficlet] Reciprocation


jae

..terjebak dalam keharusan membalas, Tinkerbell berkeharusan melepasnya..

.

.

R E C I P R O C A T I O N

Written by Bepimee

A Girl feat. [Actor] Ahn Jaehyun

Genre Angst-AU | Rating Teenager | Duration 501 words.

©2014.


Tentu saja, hukum membalas budi begitu ditekankan di dunia. Seakan-akan, kau diwajibkan untuk balik memberi setiap apa-apa yang diberikan kepadamu. Pun begitu yang ada di keluargaku.

Sedari dulu, keluargaku tak lebihnya bagai benalu. Menempel di sana-sini seperti permen karet yang tak sengaja diinjak, berusaha keras untuk menciptakan simbiosis mutualisme, dan bukannya hanya memunculkan kerugian dengan kehadiran kami. Kuakui, aku terlalu malu untuk memahami apa yang disebut balas budi itu. Aku nyaris tak sekalipun memberikan budi kepada orang lain—dan untuk itu, tak seharusnya aku mengharap suatu saat nanti, seseorang akan menggapai lenganku atau menepuk punggungku, serta mengingatkan akan segala perilaku kebaikan yang kulakukan.

Seharusnya, tindakanku sekarang dinamai begitu. Balas budi atas pertolongan dari lelaki di depanku ini, yang sembilan tahun yang lalu—semasa aku masih seorang bocah remaja ingusan—menyelamatkan separuh keluarga kami dari lalapan si jago merah. Benar, hanya separuh. Ayah dan Ibuku terpanggang habis saat itu. Tapi anak laki-laki itu tiba dan mengulurkan lengannya padaku.

Kami berteman dan bersaudara. Dia lebih tua dua tahun dariku, dan ulang tahunnya yang ke-24 baru saja terlewat sepuluh jam. Namun sekarang aku tak sanggup menyahuti apapun yang keluar darinya, meski dia sudah menyogokku dengan berkotak-kotak Toblerone.

“Ayolaah, kau bilang kau akan menolongku waktu itu.” Cetusnya, mendorong kotak-kotak tadi ke lenganku. “Sekarang aku saangaat membutuhkan bantuanmu.”

Aku menarik kemudian menghela napas. “Bantuan macam apa yang bisa kulakukan kalau kau ingin mendekati bosku.”

Jaehyun merengut dan menampilkan mimik judes. “Justru itu! Kau bilang kau salah satu karyawan jenius kesukaannya. Bilang saja apa adanya—dengan tambahan bumbu-bumbu.” Dia menarik-turunkan alis, mengajak berkompromi.

Sekujur tubuhku seakan mengeluarkan hawa dingin, yang segera saja membuat merinding. Sungguh, satu-satunya hal yang kuinginkan sekarang adalah menyingkirkan segala tetek bengek balas budi sialan itu. Aku benar-benar, sungguhan, tak ingin mengabulkan keinginan Jaehyun itu. Bahkan memikirkannya saja aku ogah.

“Mengapa kau kelihatan begitu? Apa bosmu itu bukan orang baik?” tanyanya menyelidik, lepas dari raut bersedih hati yang didemonstrasikannya tadi.

Tidak, bukan begitu. Dia wanita yang baik, justru terlalu baik. Sebab itulah aku benar-benar tak ingin menunjukannya pada Jaehyun, kemudian membiarkannya menjadi si Wendy dan lambat laun, Tinkerbell bakal tersingkir.

Tapi dia menyelamatkanmu.

Itulah kelemahanku. Sebab mengapa aku tak akan mungkin menyisih dan pergi sejauh mungkin dari harapan Jaehyun untuk berdekatan dengan bosku.

“Jinhee-aa..”

Aku menutup kemudian membuka kelopak mata dengan berat. “Baiklah. Aku akan melakukannya. Mulai besok, aku akan terus mengusik bosku dengan obrolan omong kosong yang baik-baik tentangmu. Tapi kau harus janji, kalau aku dipecat, kau harus memberiku banyak sekali uang!” tukasku bercanda.

Segera saja, Jaehyun berseru kegirangan. Mirip dengan bocah yang diberi segebung lolipop.

Tapi aku tidak dalam kondisi yang sama. Kontras, malah. Perasaanku berderak, menggemborkan segala yang harus kulakukan saat ini—sementara sisi lainnya tergores.

Oh, baiklah. Dari dulu, Tinkerbell memang tidak bisa melakukan apa-apa untuk menjauhkan pangerannya dari orang yang disukainya. Dan mungkin itulah yang harus kulakukan saat ini.

 “Berhentilah, Ahn Jaehyun. Tarian gilamu itu menyakiti mataku.” Ujarku sembari tertawa. “Kurasa besok bukan hari yang sibuk; jadi kelihatannya kau punya banyak kesempatan untuk mengajaknya berkencan.”

Karena akulah si Tinkerbell.

..End.

2014, July 9th, 03.24

Hai-hai.

Bikin waktu kena WB di tengah malem pas gak bisa tidur (plus menjelang sahur) hehet. Asli ya pesona Jaehyung itu rawr sekali sampe-sampe aku gak tau nulis apa dan gak tahu juga lah kok ternyata udah selese, cuman berapa puluh menit ya ini ngerjainnya wkwkwk.

Aslinya pengen ngepost langsung setelah jadi tapi koneksi di laptop payah banget dan udah mepet waktu sahur. Semoga ini masih layak dibaca ><

Thanks for read, review, maybe?😉

6 thoughts on “[Ficlet] Reciprocation

  1. Wah sumpah parah, ini diksinya sastra banget!
    Suka, asli *remes hape nyampe jadi cincau*
    naksir banget sama both ahn jaehyun sama writing kamu!
    nice try, keep up the good work.

    Like

    1. Halooo!
      Aduuuh enggak begitu kok hahah tapi makasih banyaak! Duh siapa juga yang gak naksir jaehyun lol😄
      Anyway makasih banyak looh udah baca dan komen hihiw ;3

      Like

  2. ay ay, Mey :3

    astaga Jaehyun T.T kenapa berapa hari ini aku sering banget baca fic nya dia huhuhu padahal dulu aku harus bersusah payah untuk mencarinya hiks /mojok/ /? eh sekarang malah overdose hahahaha xD well, itu entah kenapa aku baca sedih banget dan ngebayangi si jaehyun nari nari gak jelas bukannya bikin ketawa malah sedih, kenapa? karena jadi tinkerbell itu gak enak sumpah, ya. aku kan jadi sedih :”

    sudahlah, aku pergi dulu, keep writing dan semangat yap. babay :3

    Like

    1. Haloooo Mihooo;3

      Iya nih lagi jaman kaliya aku mah emang naksir dari dramanya dia hehehet ;9 iyaap analogi tinkerbell-peterpan itu sebenernya aku kepengaruh sama satu quote tapi lupa.-. Dan emang itu cukup nusuk jugasih huhuhu

      Aaaakk makasih banyakkk lho udah baca ini dan komen❤

      Like

  3. Poor Jinhee. Pesona Ahn Jaehyun emang luar biasa. Mungkin kamu bisa buat oneshot tentang dia?hihi
    Seperti biasa, tulisan kamu terlihat berpengalaman. Good job, Mey!😉

    Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s