[Ficlet] Broke Myself


ff

I fixed him but broke myself.

.

.

a sixword story..

Broke Myself

[OC] & [EXO] Park Chanyeol

Teenager, General; Ficlet, 667; AU-Sad, Angst

.

.

Saat itu hujan, hujan kedua di musim semi. Angin mengetuki setiap pintu, jendela, bahkan sela-sela tembok. Biasanya, suara pintu diketuk tidak akan terdengar sampai ke kamarku di lantai dua; namun waktu itu pengecualian.

Kebetulan saat itu satu pesan masuk dalam telepon genggamku, mengatakan kalau ia sedang dalam perjalanan mencapai rumahku, paling lama dua puluh menit. Kukatakan, baiklah, aku menunggu.

Aku menepati janjiku.

Ia datang tepat menit ke-lima belas. Rinai hujan yang mengalir dari rambutnya yang cepak lantas luruh ke karpet marun nomor dua pilihan ibuku menjadi saksi bahwa ia memang benar-benar datang.

Tanpa basa-basi, ia menyelinap duduk di sampingku, menghela napasnya berat. “Yeonji bilang ia benci kepadaku. Tak mau lihat wajahku lagi. Menurutmu, apa dia sungguhan?”

Selalu dengan masalah yang sama.

“Bagaimana ekspresinya?” kutanya.

…dan selalu dengan balasan yang sama.

“Well, dia terlihat marah. Kesal. Um, benci?”

Sebenarnya Park Chanyeol tidak dungu, ia bisa jadi jenius kalau ia mau–sayang sekali ia menolak dan terus terjebak bukit kebodohan yang makin lama kian menumpuk.

“Dia serius, Chanyeol.”

Ketukan jari panjangnya di meja terhenti. Mataku meneliti gesturnya, memastikan Chanyeol tak jadi gila dan menghancurkan meja kayu nomor satu pilihan ayahku. Ia tidak melakukannya.

“Kau serius?”

Yeah. Memangnya apa lagi yang kau harap, Park Chanyeol? Choi Yeonji bukan gadis bodoh yang mau-mau saja menunggu di kafe (tempat janjian mereka) selama dua jam penuh hanya karena Chanyeol sedang ulangan susulan setelah membolos empat hari?

“Aku tidak tahu, Chanyeol. Mengapa tak kau tanya sendiri?”

Chanyeol mengedikkan bahu sebagai jawaban. Hal yang sangat biasa.

Aku bisa memberitahumu mengapa. Chanyeol menyukai Yeonji seperti Romeo menyukai Juliet, namun (berdasarkan penelitian yang diam-diam kulakukan), Yeonji menyukai Chanyeol seperti Bong Joon Gu menyukai Oh Hani dalam serial ‘Playful Kiss’ yang diputar setiap Senin; yang berarti, tidak ada cinta untuk Chanyeol.

Aku sudah mengetahui hal ini lima minggu empat hari, dan sampai sekarang, aku masih tak sanggup memberitahukannya.

“Cobalah jadi gentleman sesekali.” Aku menyarankan, membubuhi senyuman yang kuharap dapat menenangkannya. Meskipun telah kuketahui kenyataannya, tetap saja ada rasa nyeri dan tak nyaman untuk menyatakannya langsung. “Kalau kau tidak mampu…., akhiri saja hubunganmu.”

Sembari kalimat itu terpental keluar dari mulutku, perutku mual. Diam-diam aku menunggu ekspresi Chanyeol; memandanginya penuh harap bahwa ia akan sadar bagaimana sikap Yeonji padanya.

“Sungguh? Aku harus melakukan itu?”

Rautnya kosong. Park Chanyeol memang selalu begitu. Aku mengerti kalau ia begitu menyukai Yeonji, namun tetap saja janggal melihat betapa menggebu-gebunya Chanyeol; jika dibandingkan sikap suam-suam kuku Yeonji.

Kutarik napas, melirik raut Chanyeol yang menyendu. Awan gelap membayangi bola matanya–Chanyeol memang suka melucu meski selera humornya rendah, namun ia juga punya kondisi seperti ini, ketika ia menceritakan Yeonji kepada…. diriku.

Selalu begini ceritanya. Aku akan menenangkan Chanyeol, memberi semangat kepadanya, serta menyampaikan probabilitas bahwa hubungan mereka akan membaik; seperti seorang Ibu yang putranya mengalami patah hati. Seperti seorang ibu yang menyayangi anaknya. Sayangnya, bukan begitu perasaanku kepadanya. Aku sendiri tak tahu, dan enggan mengakuinya; namun dalam lubuk hatiku, aku selalu tahu bahwa diriku… well, menyukai Chanyeol.

“Hei, kalau kau tak mau, kau bisa maju dan jelaskan yang sebenarnya. Kau juga bisa menjadikan ini pelajaran, agar kau tidak membolos lagi.”

Chanyeol tersenyum, kekosongan tadi sirna dan tergantikan binar kehidupan. Seperti tenggelamnya bulan lantas digantikan matahari.

“Ide bagus! Aku memang harus jadi lelaki sejati dan nyatakan perasaanku pada Yeonji!”

“Yeah, kau harus.” Kutepuk punggungnya. “Sekarang bangun, beli buket bunga mawar, dan temui Yeonji.”

Chanyeol spontan berdiri, menyambar jaket parasitnya dan melambaikan tangan sambil lalu. Ia menjeritkan beberapa kalimat terima kasih sebelum lenyap di luar.

Napasku yang sedari tenang mulai memburu. Pejamkan mata, tenangkan dirimu. Ini semua akan berakhir pada saatnya. Perasaanmu akan lenyap dengan sendirinya seiring waktu. Suatu saat Yeonji akan menyadari cinta Chanyeol dan mulai membalasnya; seperti yang seharusnya dilakukan pasangan kekasih, kemudian Chanyeol akan berhenti datang.

Lantas ia akan lupa.

Dan semuanya akan kembali seperti sebelumnya, hari-hari di mana lukaku hanya seukuran jempol, dan aku bisa mengobatinya sendiri, karena aku tak perlu lagi menyumbangkan penawar itu pada Chanyeol dan luka-lukanya.

 

-e n d –

Monday, Feb 2, 12:14. Edit: 12:19.

4 thoughts on “[Ficlet] Broke Myself

  1. ALOW MEYDAAAAA! *screamsnorak*
    Udah lama gabaca tulisanmuuuh
    Gasengaja nemu link ini di twitter, segera meluncur, dan kubaca sampe abis (padahal kutakbegitu suka angst atau tema friendzone) dengan niat penuh. Serius deh, ini keren abis meydaaaa.
    Gaya bahasamu itu loh, diksinya itu loh, asik banget gilaak. Kayaknya makin keren aja nih -cuitcuit-

    awalnya aku ragu penname stxllar itu siapa ya. Aku sampe ubek profilmu terlebih dahulu *mianotakkushorttimememory* u.u

    Ah pokoknya keren deng, kutakbisa berkomentar banyak.

    Eh, pukpuk buat mz chanyeol dulu heheh

    Nice fic, keep writing ya meyda xD

    Like

    1. Halohalo Liaaaaaaaaaa!
      Hehehehe aduh aku malu fanfic rempeyekku ini dibaca writer kayak kamu, mana sampe abis lagi huhu :>

      Aduh gaya bahasaku mah masih rendahan, tambah hancur soalnya udah lama gak nulis😄

      Ini nih resikonya ganti-ganti penname😦 Tapi udah bosen sama yang dulu hehehehe.

      Komentarmu ini udah nyenengin banget lho?!?!? Makasih banyak yaa udah dibaca pake ninggalin komentar lagi huhu <33

      Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s