[Ficlet] Write


write

I don’t write about you anymore. You don’t deserve that kind of power any longer.

.

.

Write

[OC] Mean & [BTOB] Lee MinHyuk

Genre: Angst-AU, Tragedy | Rating: Teenager | Length: 513 words.

Presented by Stxllar.


Lama mematung di depan monitor. Setengah jam telah terhitung. Namun, tidak ada satu pun ide berbaik hati mampir di pikiranku, bahkan meski aku telah berusaha keras memutar otak, mengira-ngira topik-topik menarik seputar kehidupan sehari-hari.

Selalu begini. Sebenarnya, kalau boleh kukatakan, aku punya bergumpal-gumpal plot dalam pikiranku. Jalan cerita yang kalau kuketikkan di layar putih Microsoft Word, akan menghasilkan akhir yang berbeda-beda. Hanya saja, kini aku tak lagi merasa ide itu pantas untuk dituangkan. Pantas untuk sekedar menghiasi layar putih kosong komputerku. Atau mengisi tempat kosong di hardisk-ku yang tersisa sedikit.

Aku melihatnya tersenyum. Senyuman menarik penuh makna, dengan bibir tertarik ke atas, menyimpan sejuta makna. Aku jatuh cinta.

Prompt itu melayang di kepalaku. Segera kubuang, lantaran perasaan benci spontan muncul dan memaksaku mendepaknya. Inilah beban seorang penulis yang tak bisa membedakan dunia kerja dengan dunia pribadi, semuanya jadi susah.

Dia bilang suka padaku. Tak masalah dengan hobi mengkhayalku. Dia bilang bisa memaklumi. Kami akan hidup bahagia.

Sama seperti yang pertama, ide itu juga jatuh tergeletak di tong sampah. Terbuang sia-sia meski otakku mengepul saking panasnya setelah memikirkan itu.

Tapi semuanya bohong. Klise. Sebuah hijau rumput yang terkadang berganti warna menjadi hijau malam yang gelap masih kurang. Ia ingin hijau yang mampu berganti menjadi biru. Satu warna saja masih kurang.”

Apakah ada yang salah dengan otakku? Mengapa benda itu tidak mampu menyusun cerita lain yang lebih menantang? Mengapa benda sialan itu justru menampilkan cerita lama terus-menerus?

Aku menunduk, setengah terluka memandangi halaman putih yang terisi seperempat.

Begitu pula hubungan itu. Hanya mampu melewati seperempat jalan saja.

Maka kandaslah pondasi itu. Yang perlahan-lahan diikuti runtuhnya tembok, terus menjalar ke atas, lantas atap pun ikut luruh. Semuanya hilang, tersisa debu seorang. Kenangan.”

Aku menyerah. Tidak mau lagi menulis dan membiarkan pikiranku melanglang, membawaku ke sesuatu yang kuanalogikan dengan debu tadi. Kenangan. Kenanganku tentangnya. Karena, apa yang bisa kulakukan dengan kenangan itu? Memupuknya sampai tumbuh tinggi lalu membiarkannya terinjak ketika kenyataan menerjang?

Karena itulah. Aku selalu gagal menulis. Lembaran Microsoft Word-ku kosong melompong. Menyisakan spasi yang berkedip dengan aku yang memandanginya. Kebencianku terlalu pekat, terlalu gelap untuk kutemukan jalan terangnya. Seakan-akan aku terperangkap dalam sebuah sumur yang di atasnya telah ditutup batu.

Kenangan itu selalu ada di sana. Aku bebal tak mau menulis lagi tentangnya. Aku dungu memaksa diriku untuk melupakan semua cerita tentangnya. Aku keras kepala enggan menuangkan sepercik sayang yang lama kuemban.

Agaknya, menulis tentang kami sudah menjadi candu yang sulit dihapus. Otakku yang panas terus-menerus kembali ke cerita yang itu-itu saja, yang kalau kumanipulasi sedikit, maka akan menghasilkan akhir yang bahagia. Namun tak kulakukan itu. Tak sudi. Harga diriku terlampau tinggi.

Lantaran itu, kutetapkan hati, aku tak akan menulis lagi tentangnya.

Tentang Lee Minhyuk yang mengakhiri hubungan kami sebulan yang lalu. Tentang Lee Minhyuk yang dua tahun lamanya mengisi penuh perasaanku, saking penuhnya sampai mengalir bersamaan dengan darahku. Juga tentang Lee Minhyuk yang pada akhirnya, mengatakan, “Aku kehilangan perasaanku padamu, Mean. Aku tidak suka mengatakannya, tapi kutemukan seseorang yang lebih baik darimu.”

Karena, ternyata, satu warna saja tak cukup untuknya. Ia butuh biru, juga merah, serta ungu, namun perlahan-lahan melepaskan cekalannya pada hijau. Aku.

-e n d-

Finished: February 2015, 25. 20:46.

Haloo!

Baru kali ini sempet ngasih foot note (sebenernya kemarin-kemarin juga sempet, sih. Tapi males aja, hehehe ._.) dan bakalan panjang!

Jadi cerita ini berhasil dari prompt di atas, yang kudapet dari Twitter @PoemsPorn, boleh dibuka, dan itu recommended banget! Baru buka malem ini, dan alhamdulillah selesai juga malem ini, hahaha.

Dan kali ini aku bawa bias lamaku. (Kalau kamu pengunjung lama blogku pasti tahu aku ngefans sama Minhyuk, mana dulu aku pernah pake nama ‘Minhyuk’s Girlfriend’ sebagai nama page perkenalan diri lagi!) Ya gitu, CLBK ceritanya karena aku naksir lagi sama Minhyuk HAHAHA.

Oke deh. Aku gak bakal panjang-panjang lagi. makin panjang biasanya makin bullsh*t. Heh.

P.S.ternyata nyari pict Minhyuk yang gak imut sekaligus gak alay itu susah. Serius.

MAKASIH BANYAK YAA KALAU KAMU BACA INI SAMPE TUNTAS HEHEHEHEHE :”)

minhyuk

9 thoughts on “[Ficlet] Write

  1. Hahaha you got me at “Nyari gambar Minhyuk yang nggak imut dan nggak alay itu susah” YAIYA ORANG DIANYA JABLAY.
    Minhyuk ini kenapa ya? Apa dia memang punya status global sebagai mantan-semua-orang? Bikos, dia juga mantan…..ya, someone lah.
    Tapi overall, aku ngeklik fic ini karena foto Minhyuk–ew, damn that photo.
    Anyway, ceritanya bagus! ^o^

    Like

    1. Halohalo! AKHIRNYA ADA YANG MENGERTI BETAPA GAK-MANLY-NYA MINHYUK😄
      gak tau mungkin efek muka dia yang makin tua justru makin ganteng, kan kayak mantan yang pas ditinggalin justru tambah keren (ngomong paan deh aku). hamdalah yah pic minhyuknya berhasil menarik masngsa wkwk.
      Makasih banyak ya udah mampir dan baca ini ^_^

      Like

      1. pernah dong ehe dua kali (yg sekali ga sengaja ketemu di suvarnabhum huhu jodoh ngga kemana) sayangnya besok yang di medan ngga bisa ketemu soalnya lagi magang di thailand akunya. hehehehe lenjeh gitu pun menggemaskan❤

        Like

      2. aku baru google suvarnabhum itu restoran di Thai ya kak? (aku panggil kak gapapa ya abis jarak enam tahunan xD) HUHUHU BERUNTUNG BANGET TT
        yang namanya Lee Minhyuk entah kenapa selalu begitu? kayak Monsta X lee minhyuk juga lenjeh banyak omong gitu-gitu xD

        Like

      3. Suvarnabhum itu aiport adek sayaaaaaang. Ehehehe. Nanti kalau uda nulis fanaccs-nya, I’ll link you, kay?
        Iya boleeeeeeeeeeeeeeh😀
        And how can I call you? Adek is fine?

        ADUH JANGANKAN MONSTAKS. YANG DI SIENBLU SAMA BLAKBI JUGA LENJEH OMG MUNGKIN SUDAH TAKDIR……….

        Like

      4. HAAAAAAAAA WKWKWK SALAHNYA PARAH AMAT😄 abis di google keluar wikipedianya itu yang restoran wkwkwk ;_; okee! namaku Meyda btw tapi terserah mau panggil gimana huehue.
        TAPI KENAPA ORANG BERNAMA MINHYUK TAMPANGNYA SELALU ADUHAI BANGET HIH KESEL:(((

        Like

      5. Hahahaha. Mungkin restorannya ada di dalam airport??????? /lah.
        Oh okeee aku manggil Mey ya :))
        IYA MAKANYA ITU KAN NGESELIN. GANTENGNYA MASA ROMBONGAN….

        Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s