Cleaning Partner


[CLC’s Yeeun x 17’s Vernon]

Teenager, ficlet, fluff-AU, school-life.

 xxx

Apa seaneh itu ya mendapati kalau Vernon si master olahraga harus remidi bersamaku?


“Yeeun, aku bantu apa, nih?”

Aku menghentikan kegiatanku menarik matras, menatap orang yang barusan melontarkan tanya. “Oh, Vernon, memang kamu remidi juga?”

Cowok di ambang pintu aula itu justru menyengir, menunjukkan barisan gigi putihnya yang manis. “Kalau aku enggak remidi, buat apa aku di sini?”

Menyeringai, kuakui dia benar juga. Yeah, siapa sih yang mau memilih menghabiskan waktunya dengan membereskan matras-matras yang terhampar di mana-mana ketimbang pulang dan bersantai? Kalau nilai lompat harimauku mampu mendapat tinta hitam di rapor, aku pasti sudah duduk bersandar di kursi bus sekarang. Atau mampir ke kedai ramyun langgananku di pinggir jalan dengan temanku Yein.

“Jadi, sekarang aku harus ngapain?” Vernon bertanya lagi, tidak sabaran.

Aku mengedikkan bahu ke arah matras-matras yang bergeletakan di mana-mana. “Tuh, masih ada banyak matras.” Kataku, sibuk mengangkat satu matras ke tumpukan. Ugh, satu matras saja beratnya hampir lima belas kilo. Ini semua gara-gara Pak Byunghun, guru olahragaku, yang memaksa setiap murid yang nilainya tidak mencapai rata-rata untuk membereskan benda-benda yang digunakan sewaktu penilaian. Kalau penilaian sepak bola, ya, harus mengambili bola dan menaruhnya kembali ke gudang. Sial sekali aku, karena ternyata teman sekelasku bertubuh atletis semua hingga tinggal aku seorang yang tidak mampu melakukan rol depan sembari melompat—iya, aku juga bertanya-tanya apa sih fungsi lompat harimau itu, huh!—dan membuatku jadi satu-satunya orang yang bertugas merapikan matras-matras berat ini. “Omong-omong, tumben banget kamu dapat nilai jelek. Biasanya ‘kan kamu yang jadi contoh waktu latihan.” Komentarku.

Oh, itu mungkin karena efek beruntung saja. Nyatanya sekarang aku di sini, bantu kamu.”

Dia mengucapkannya dengan sangat ringan, terkesan riang malah, membuatku jadi agak tenang. Aku terkikik. “Lumayan lho, Vernon, satu matras saja berat banget, kalau harus mengangkat semua ini, itu namanya nge-gym gratis. Kali-kali saja bisepmu tambah gede setelah menyelesaikan ini.”

“Ya sudah, kalau begitu kamu enggak usah angkat apa-apa. Biar semua aku yang beresin.” Vernon menjentikkan jempol dan jari tengahnya.

Wah, sungguhan? Berat, lho,” aku tertawa, menghentikan aktivitasku sejenak.

“Iya, sungguhan. Kamu duduk saja di sana, tunggu hasil.” Vernon mengirim senyum ke arahku. Dasar cowok blasteran, omelku dalam hati begitu menyadari manisnya senyuman si Vernon. Iyalah, aku baru sadar, orang selama ini kami jarang berbicara, paling kalau tugas piket berbarengan.

Sepuluh menit, seisi aula sudah terbebas dari matras berantakan. Credit to Vernon Chwe yang berotot.

“Beres, ‘kan? Yuk, pulang.” Ujar Vernon—masih dengan senyuman bertengger di bibir—sembari menyambar ranselnya dari meja di sebelah kursiku.

Yuk.” Kataku, melangkah berbarengan dengannya. “Makasih banyak, ya, Vernon. Gara-gara kamu aku nyaris enggak kerja.”

Dia tertawa, kemudian menunjuk ke arah temanku Yein yang sedang berdiri di depan kantin, menungguku mungkin. “Tuh, temanmu. Hati-hati di jalan ya, bye!”

“Iya, kamu juga, ya,” balasku, ikut melambai.

Yein menghampiriku segera setelah Vernon lenyap di belokan menuju parkiran. “Kok tumben cepat? Biasanya lama.” Ocehnya.

Aku tersenyum, “Tadi Vernon juga remidi. Jadi dia yang—”

“Hah? Vernon?” Yein menunjukkan tampang bingung, yang segera saja menular ke ekspresiku.

“Iya, Vernon. Vernon teman sekelas kita yang bule itu. Memang kenapa?” tanyaku, tidak tahu harus menjawab apa. Apa seaneh itu ya mendapati kalau Vernon si master olahraga harus remidi bersamaku?

Yein berdeham-deham, “Tadi aku tanya pada Pak Byunghun mengenai siapa yang enggak tuntas dan siapa yang tuntas. Pak Byunghun bilang Vernon dapat nilai tertinggi.”

Aku melongo.

end.

Finished: 15.20 | 24/09/2015. 

(a/n): yak ini ide udah muncul setelah aku penilaian lompat harimau yang menurutku gak penting banget. Sumpah loh, lompat harimau itu susah. Harus lompat dulu sebelum rol depan, rasanya pengen teriak ke gurunya, LAH LO KIRA GUE ATLET ROL DEPAN APA. orang rol depan biasa aja masih megap-megap, lah ini ditambah loncat :’) terus-terus Yeeun-Vernon ini bisa dibilang crackpair-ku yang lain. abis mereka dari line yang sama terus karena aku orang imajinasinya bisa dibilang melebihi batas, aku malah ngebayangin mereka dan jeng jeng jeng! jadilah ini fanfic! Lol. xD anyway, ada yang gak paham sama ceritanya?😀

bonus: piktur receh mereka.

Untitled

💮

14 thoughts on “Cleaning Partner

  1. Drabble mu lucu lucu ya, authum-ssi, tapi gatau deh mungkin karena saya aja milihnya baca yang genre begini. Hehe

    Rapi. Mengalir. Dan imut.

    Duh, vernon…. Hansol, ketauan deh modusnya.

    Like

    1. Hehehehehe dipanggil authum kerasa aneh banget :’D hmmm aku Meyda dari 99line, kamu garis 97 kan jadi kupanggil Kak Fanni aja gapapa ya???😀
      Hehehehehe itu Hansolnya yang imut lagian belakangan ini juga lagi seneng banget bikin fluff gitu hihi makasih banyak ya kak udah baca!😀

      Like

      1. Nah, kalo gitu banyak2 buat fluff ya. Kalo bisa couplenya 17CLC lagi, hehehe.

        Ps: kalo gitu aku panggil kamu Mey, okeh. (Btw kamu kok tau aku line 97 *syedih, berasa tua*)

        Like

  2. Hei hei heiiii.
    Aku dateng lagi mau ngerusuh !!!
    Bang Vernon !!! Si leonardo dicaprio kedua *lmao*.
    Btw, aku hari selasa kemarin juga abis penilaian rol depan, rol belakang, lompat harimau.. Alhamdulillah semua dapet 80 -yang artinya nggak remidi kayak Yeeun *pengecualian buat rol belakang cuma dapet 75* -abaikan apa ini coba-

    Vernon si cowok keren yang sok remidi *remidi beneran tau rasa loh*. Argh, pokoknya aku baca ini fokus ke Vernon aja, huhu.. Aku nggak tau siapa yang cewek -ya udah ceweknya aku anggap diri sendiri-

    kiiip writing yups🙂
    ppyong🙂

    Like

    1. Halo Hanuuum!😄
      bagus banget nilaimu huhu boro-boro tuntas aku aja gak bisa rolnya, jadi cuman nyusruk di kmatrasnya doang (??).
      hehehe ini ceweknya member clc masih rookies jadi ya gitu gak semua orang tahu wkwkw. boleh boleh nganggep diri sendiri, sekalian baper baper dikitlah Num :’D
      makasih banyak lhoooo kamu udah baca dan kasih komentar huhu maaf banget ini telat baless

      Like

      1. Suruh ngajarin Vernon kamunya🙂
        Pantes aku nggak kenal, tau nama grupnya aja. Nggak terlalu mendalami soal gb sih cuma sekedar tahu, udah ada snsd yang selalu di hati *huhi*.
        Masama😀

        Like

    1. BARU BACA KOMENMU yaelah telat banget :’) mau juga dimodusin vernon begitu huhu curhat ini namanya lol
      makasih banyak ya Rahma udah baca dan kasih komentar :’D

      Like

      1. Aku baru nyadar kalo castnya yeeun pas liat foto yang kamu upload wkwk, padahal sepanjang cerita aku bayanginnya yujin 😂 lah curhat wkwk. Sama-sama mey😊😊

        Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s