Wifizoned


https://i2.wp.com/data.whicdn.com/images/127433489/superthumb.jpg

Wifizoned

by Authumnder

[OC & Wooshin]

rating teenager | genre  AU, comedy | length ficlet.

Murderer, my ass!”


Ingat tidak malam-malam di mana kamu tidak melakukan aktivitas apapun, hanya duduk di tengah kegelapan total sembari memikirkan hal-hal tak berfaedah selama berjam-jam penuh?

Aku sedang melakukannya sekarang.

Juga, ingat tidak malam-malam di mana tiba-tiba muncul ketakutan tanpa alasan—seakan-akan seorang pembunuh sadis sedang bersembunyi di bawah kasurmu dan tengah bersiap-siap menerkammu dengan pisau lipat miliknya—yang sulit kamu hilangkan?

Aku sedang merasakannya sekarang!

Dan, kali ini aku yakin itu bukan hanya ketakutan-ketakutan tak berdasar saja, karena suara ketukan barusan terdengar keras sekali sampai-sampai aku yakin ibuku yang tengah menelepon nenekku mendengarnya juga!

Seseorang sedang berusaha membunuhku sekarang!

Tubuhku menggigil, padahal aku sudah sepenuhnya lenyap di bawah selimut. Aku bahkan tidak ingat siapa namaku dan berapa usiaku (well, ini berlebihan, tapi bagaimana reaksimu kalau seseorang melempari jendelamu malam-malam? Plus, kamarku ada di lantai dua dan aku orang yang mudah paranoid).

Ttuk!

Besok aku akan berubah menjadi mayat dingin yang membiru. Besok aku tidak bisa lagi melihat dunia ini. Besok aku tidak bisa menatap Kak Seung Cheol (gebetanku) lamat-lamat dari kejauhan. Besok—

Ttuk! Ttuk!

Memang benar arti pepatah, kuriositas bisa membunuhmu. Lagi pula, mana ada korban yang justru menghampiri pembunuhnya sendiri!? Mungkin setelah ini aku akan dikenang sebagai gadis bodoh yang mati mengenaskan. Kasihan ibu dan ayahku harus menanggung rasa malu karena dianggap gagal membesarkan putrinya yang dungu…

Aku bangkit dari kasur, menyambar buku teks Kimia yang tebalnya bisa membuat kepala linu, lantas berjalan mendekati jendela. Yeah, paling tidak aku tahu siapa atau apa yang punya niat jelek terhadapku.

Takut-takut, aku menyibak tirai.

Barulah terlihat sosok yang jauh dari bayanganku sebelumnya. Dengan senyum yang menawan, ia berkata, “Hai, akhirnya kamu keluar juga! Omong-omong, aku tetangga barumu, Wooshin. Nah, kulihat rumahmu punya jaringan wi-fi yang oke, jadi… boleh tahu password-nya?”

Murderer, my ass!

end.

finished: 14:11 | 12 October, 2015. 

(a/n): akhirnya aku terlepas dari jeratan uts yang gak selesai-selesai ;w; maafkan ini alay banget huhu :’) anyway ide berasal dari:

Displaying 12132697_990376541023600_1235892404_n-1.jpg

7 thoughts on “Wifizoned

  1. Chingu kangen ff cindewhorella kamu 😢😢 kapan d post kelanjutannya penget banget happy end kyuyoungnya 😂….percaya apa engga aku selalu bolak balik KSI cuma pengen tau ff kamu udah dipost apa belum…..aku nunggu bangeeeet 😭😭

    Like

  2. Aku rasanya mau lemparin buku ke si cewek yg parnoan abis.. wkwkwkwkk
    Dan juga si wooshin yg lancangnya malem2 lemparin jendela orang cuma buat wifiiii.. astagaaaaaa

    Like

  3. Nyahahahahaha~
    Kalau kasurku tak beranjang bagaimana?😄
    Endingnya loh, bikin greget. Beneran. Bela2in ngetuk jendela di lantai 2 hanya untuk menanyakan password wifi? Lompat saja sana *run*

    Keren 👍

    Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s