Shattered


collage

Shattered

by Authumnder

featuring [EXO] Chanyeol & [OC] Ara

genre slight!Angst, AU | length 570w, ficlet | rating teen.

“You can’t love me with a peaceful heart anymore,
so I pray that you’ll be happy like you were in the beginning of our love.”

EXO, Promise.

***

Rasa-rasanya ia sudah tahu segalanya hanya dengan tilikan kecil ke arah gadis di depannya ini. Semua harapan, teriakan aku rindu padamu, juga rengkuhan penuh kasih sayang yang kerap dilemparkan satu sama lain itu terasa begitu jauh—Chanyeol bahkan lupa bagaimana, atau kapan terakhir kalinya, itu terjadi.

Rasa-rasanya kalimat ‘aku masih sayang padamu’ tak berfungsi sepenuhnya lagi dalam situasi yang mereka hadapi. Ara terlampau lelah, Chanyeol terlalu lemah. Mereka berdua bukan lagi paduan yang bagus untuk saling melengkapi, untuk saling mencintai.

“Aku harap kamu mendapat yang terbaik,” terdengar bisik kecil dari bibir si gadis. Entah memang berniat mengatakannya atau justru tak sengaja, Chanyeol tak tahu.

Si lelaki memang mengangguk, mengiakan doa separuh hati Ara, namun hatinya berkata yang lain. Lagi pula, orang dungu mana yang mau-mau saja merelakan cinta yang lama menyala redup begitu saja?

Oh, mungkin orang dungu itu memang ada dan nyata. Mungkin seperti itulah Park Chanyeol. Park Chanyeol yang sama yang dulu menenteng tangga dari kompleks A ke kompleks B—alamat rumah Ara—hanya untuk menunjukkan betapa besarnya perasaan yang tumbuh dalam hatinya. Atau Park Chanyeol yang terjaga semalaman untuk menemani Ara ketika insomnia gadis itu datang melanda.

Tapi semuanya tidak cukup. Segala kemurah-hatian Chanyeol pecah berserakan, sia-sia, begitu ia melanggar janjinya sendiri.

Aku menyayangimu. Mana berani kutoleh gadis lain kalau di depanku sendiri sedang duduk seorang bidadari?”

Kemudian memori Chanyeol berjumpalitan, melupakan sejenak Ara yang tersedak berusaha mengucapkan selamat tinggal di depannya sekarang, kembali ke jalan-jalan berdua di sore-sore yang redup, malam-malam gembira mengobrol di telepon, kalimat I love you di akhir panggilan, kurva bahagia yang membentuk di bibir keduanya. Chanyeol rasanya ingin menghentikan waktu saat itu juga, biarkan memorinya melanglang ke momen-momen ia masih setia dan Ara tergelak ceria. Namun ia bukan Tuhan, kesadarannya menerjang dengan segera, dan secepat itu pula memorinya kembali ke Chanyeol yang merangkul bahu gadis lain, Chanyeol yang memepet tubuh gadis asing, Ara yang tersedu, kalimat maafkan aku yang terlontar berulang-ulang, berakhir dengan panggilan dari Ara, memohon Chanyeol untuk datang menemuinya.

Dan sekarang, di sinilah Chanyeol dan Ara, dengan tali hubungan yang ah, sulit dipaparkan.

Ara memang tersenyum, senyum manis yang tak mampu menyentuh mata, namun manik Chanyeol justru melihat tangis di dalamnya.

“Maafkan aku. Aku menyayangimu.” Kelu bibir Chanyeol mengutarakannya, terbelah antara keinginan menyimpannya untuk diri sendiri atau membiarkan mata gadis di depannya berkaca-kaca mendengarnya. Ia memilih yang pertama.

Ara tersedak lagi.

Chanyeol tak kuasa melihatnya. Tak peduli berapa besar pengorbanan yang Chanyeol lakukan, juga berapa dalam perasaannya untuk Ara, Chanyeol tahu dirinya tak lagi berhak atas sayang gadis itu.

“Aku…” Chanyeol gagap, berusaha menarik oksigen sebanyak-banyaknya. “..tahu aku tidak bisa menghidupkan kembali janjiku, pun membuatmu memercayainya lagi..”

Mata gadis di depannya membulat, mungkin dipenuhi pengharapan, atau mungkin justru doa agar Chanyeol lekas mengakhirinya, membebaskan dirinya dari rantai bertitel ‘Cinta Park Chanyeol yang Rumit’.

Chanyeol menelan ludah. “Pergilah, Ara. Hiduplah dengan gembira. Aku… akan berdoa, semoga kamu bisa kembali bahagia, seperti kamu sebelum mengenalku. Aku… aku pamit.” Ia berhasil mengatakannya, buru-buru berbalik dan berjalan menjauh karena, ya Tuhan, air mata akan segera menetes keluar dari matanya kalau ia tetap berdiri di sana.

Karena kalau pun mereka berakhir melanjutkannya, hubungan yang hancur itu, Chanyeol tahu Ara tak lagi bisa menyayanginya dengan hati yang tulus. Tak lagi bisa dengan rasa percaya yang utuh. Lantas kalau begitu, Chanyeol menanyai hatinya yang sesak, buat apa melanjutkan ini?

end.

finished: 20:12 | October 25, 2015.

(a/n): semoga ini masih agak nyambung dengan lagunya x’) aku emang gak ngambil seluruh liriknya, cuman beberapa potong aja terus kukembangin sendiri hehehe. Terima kasih banyak sudah baca! ^^

4 thoughts on “Shattered

  1. Ih kesel bgt sama park chanyeol tuh emang cowo brengski yah dimana2 perannya selalu begitu huhu tapi ini feelsnya dapet bangetttt dan nyambung kok sama lagunya~
    Nah lagu, mana kalo denger lagu promise suka baper sendiri ugh jadi curhat kan, tapi beneran baca ini jadi agak sendu : (((
    Semangat nulis terus ya! : )

    Like

  2. Mey, itu posternya kenapa si ceye manly bingitss. kan jadi salpok akunya😄
    DAN INI APA??!! Kamu pake promise yang mana itu semua liriknya bikin baper huaa TT TT Denger lagunya aja udah bisa ngebayangi gimana ntar ceritanya yang sad ke angst gitu. Apalagi waktu aku sampe part tengah waktu flashback, udahlah ambyar hatiku.😄
    Oiya baru sadar ternyata kamu jarang ya pake cast exo, tapi sekali bikin langsung meledak gini huhu😀

    Like

  3. hehe akhirnya mey nulis exo jugak😄
    waduh berat ini beraaaat, lagunya promise pula aish. terus kamu nggambarin scenenya itu sakit banget sih adeuh…… dan flashback2nya bikin berdarah. mereka so sweet bgt di blkg2 itu huhuuhu kenapa putus sih?! *penonton kecewa
    dan pas bgt judulnya shattered, angstnya ngena keren pokoknya!
    keep writing!

    Like

    1. halo kak liana! hehehe emang udah lama gak nulis exo abis dulu pas pertaama kepilih jadi sc di ifk gak boleh bikin ff exo ya udah keterusan😀 putus karena chanyeolnya mau sama aku aja (asli ini komentar gak bermutu sama sekali) :’D
      makasih banyak loh kak udah mampir ihihiw :3

      Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s