Hunger & Deliver


hunger&deliver

Hunger & Deliver

by Authumnder

featuring Girl & [Monsta X] Kihyun

genre slight!Fluff, AU | length 581 words, ficlet rating teen.

“Berkatilah ibuku karena pulang terlambat dan
membuatku nyaris mati kelaparan.”

***

Aku sekarat.

Penyebabnya adalah penyakit mengerikan yang bisa terjangkit setiap saat, dan tidak memiliki batasan penderita: kelaparan. Aku kelaparan setengah mati dan ibuku, yang tadi bilang akan pulang tepat pukul tujuh, belum menunjukkan batang hidungnya bahkan sampai sekarang, ketika jam dinding jumbo turun-temurun di ruang keluarga menunjuk angka sembilan.

Aku mau mati saja dan itu semua sepenuhnya kesalahan ibuku. Ya, ‘kan?

Sebenarnya aku bisa sih memasak, tapi ibuku sudah mewanti-wanti untuk tidak melangkahkan kaki mendekat ke dapur (well, antisipasi ini bukan sepenuhnya kejahatan… mengingat aku tanpa sengaja pernah meledakkan dapur ketika tengah merebus spageti). Aku juga bisa memindah bokong malasku ke ruang tamu untuk menelepon delivery (karena, ya ampun, pizza ‘kan menggoda banget! Tambahan, ibuku tidak ada di sini untuk mengomeliku waktu aku memesan terlalu banyak junkfood yang berpotensi merusak organ dalam), sayangnya aku sedang dalam diet sebulan sehari-ku dan pizza jelas sekali adalah pantangan.

Tapi aku sekarat dan perutku rasanya sudah sedatar penggorengan.

Jadi…. tidak apa-apa ‘kan kalau saat ini mataku sedang terfokus pada layar ponsel, berhati-hati mengetikkan pesanan serta alamat rumahku?

Pizza, cek! French fries, cek! Nugget, cek!

Langkah terakhir: spesial instruksi. Send your cutest delivery boy.

Terkirim!

Sembari menunggu makananku datang, aku berkeliling dapur (tenang saja, aku sama sekali tidak berniat menyentuh kompor, kok), mengeluarkan dua kaleng diet coke (dietku masih harus berjalan, ‘kan? Peduli amat dengan santapannya yang luar biasa berlemak) serta setoples keripik (sekalian saja gagalkan diet ini).

Belnya berdentang segera setelah aku memosisikan diri di depan televisi yang tengah menayangkan siaran ulang American Horror Story. Aku berjalan menuju pintu, berusaha keras mengendalikan diri untuk tidak melompat-lompat saking senangnya.

Aku tipe orang yang jarang berharap lebih. Aku juga tidak berharap banyak selagi mengetik instruksi spesialku tadi, makanya jantungku nyaris menyentuh tanah waktu melihat sosok dengan sekotak pizza di depanku.

Berkatilah ibuku karena pulang terlambat dan membuatku nyaris mati kelaparan. 

Ugh, ini benar rumah nomor—”

“I-iya! Benar kok!” aku menyambar, terlalu cepat. “E-eh, jadi bonnya berapa?”

Kutarik napas dalam-dalam, sementara si delivery boy sibuk menghitung. Gila, kalau tahu Pizzeroo benar-benar akan mengirimkan pelayan sekeren dia, pasti aku sudah berdandan duluan! Nasibku saja yang sial karena tengah mengenakan celana piama dan kaus universitas yang warnanya seperti muntahan.

Akhirnya dia menyebutkan nominal, sementara aku melesat masuk ke dalam untuk mengambil uang, sembari bertanya-tanya apa yang harus kulakukan sekarang (maksudku, berapa kali seumur hidup sih kita bakal mendapat pengantar pizza seimut itu?!).

Aku keluar lagi, menyerahkan bonnya dengan malas-malasan sampai tiba-tiba si pengantar pizza bertanya,

Uh… itu American Horror Story ‘kan? Yang sedang kau tonton…”

Aku histeris, mengangguk terlalu keras sampai kukira kepalaku bakal copot persendiannya.

Si pengantar pizza tiba-tiba tersenyum (aduh! Cobaan apa lagi ini?!), mengangsurkan tangannya, “Aku Kihyun. Dan, ugh, apa kau keberatan kalau aku tinggal sebentar untuk ikut menonton? Soalnya American Horror Story itu favoritku dan akun Netflix-ku hangus beberapa saat yang lalu dan shift-ku juga berakhir sekarang… Eh, tapi tidak apa-apa kalau kau tidak setuju, kok!”

“Asal kau bukan serial killer atau titisan setan… maka aku oke-oke saja.” Kataku, syok sendiri mendengar betapa kalemnya suaraku (halo?! Jantungku saja rasanya seperti akan meledak!).

A movie night with a cute delivery boy! Betapa keren sekaligus badungnya itu terdengar?!

end. 

finished: 13:57 | November 22, 2015.

(a/n): selamat ulang tahun Kihyun-ie, embahnya Mon X yang kalo ketawa udah macem nenek lampir ;’)#HappyKihyunDay. alhamdulillah kesampaian bikin birthday-fic meskipun ficnya gak bertema birthday sama sekali. terus idenya edan banget didapet setelah googling ‘fluff prompt’ kemudian dikembang-kembangin sendiri wkwkwkw. makasih banyak kalo baca ini sampai selesai!😀

 

3144

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s