Late Night Call


love, call, and distance image

Late Night Call

by Authumnder

featuring [BTS] Jungkook & [Lovelyz] Yein

genre slight!Fluff, AU length 481 words, ficlet rating teen

“A late night phone call ruined his used-to-be
certain feelings.”

Bruised | Late Night Call |

***

“Tidur! Ngapain, sih, malam-malam begini menelepon?” Omel Yein dengan kelopak mata setengah tertutup.

Terdengar suara kuapan dari seberang, yang kemudian disusul dengan sahutan serak pertanda vokal manusia yang baru bangun. “Itu sih tidak usah disuruh.” Menguap lagi.

Yein dongkol mendengarnya. Jeon Jungkook memang ahli benar membuatnya kesal, bahkan mungkin cowok itu sudah pantas dilabeli expert dalam hal ini. Sudah tahu besok mereka akan menghadapi ujian, masih saja nekat begadang! Pakai menelepon Yein, lagi!

“Ya, ya. Jadi katakan apa maumu?”

Lengkungan kecil segera mampir ke paras Jungkook setelah mendengar nada judes temannya itu. “Terbangun, ya? Galak amat.”

“Bisa nggak sih kita langsung ke tujuan utamamu meneleponku?”

Jungkook menyengir. “Oke, oke. Jadi setelah deteksi, apa lagi yang harus kita lakukan di bab menganalisis hasil penginderaan?” Tanyanya, menyebut-nyebut satu materi Geografi untuk ulangan besok.

Gemerisik sebentar sebelum suara Yein kembali memenuhi gendang telinga Jungkook. Kali ini dengan tidak begitu ringan. “Serius, nih? Kau meneleponku cuma untuk bertanya itu?! Memangnya aku satu-satunya murid SMA Cheon yang punya buku teks Geografi tingkat tiga, ya?! Kau sendiri terlalu miskin untuk membelinya?!”

Ini nih salah satu bagian (kurang) menyenangkan dari menjadi teman Jeong Yein. Cewek itu berlebihannya minta ampun, selera humornya juga rendah dan, beuh, setiap ujarannya pasti mengandung sarkasme. Tapi Jungkook sudah telanjur kebal, lagi pula Yein tidak pernah benar-benar marah. Paling banter memberikan silent treatment selama dua hari kalau sedang jengkel. Ha.

“Maafkan hamba, Yang Mulia.” Balas Jungkook, kikikannya menggelegar. “Bokongku sudah menempel di kasur. Terlalu malas menggesernya ke meja belajar.”

“Identifikasi, Jeon Jungkook! Setelah deteksi ada identifikasi, terus pengenalan! Apa lagi yang mau otak malasmu ketahui?! Lagian kenapa sih kau nggak menelepon Yeeun saja? Kau bilang dia ahlinya ilmu alam!” Gerutu Yein tanpa jeda.

Ampun deh bawelnya. Jungkook menggaruk keningnya yang tidak gatal, diam-diam bertanya pada dirinya sendiri. Yein benar; mengapa? Mengapa ide menelepon Yeeun (yang notabene adalah nyaris pacarnya) tidak tersirat sedikit pun di kepalanya?

“Halo? Halo Jungkook, kau masih di sana, ‘kan? Tidak?” Yein memastikan, berhenti sejenak kalau-kalau Jungkook ingin mengatakan sesuatu. Senyap. “Yah. Bagus. Tidurlah. Terima kasih banyak sudah mengintervensi tidur nyenyakku. Mimpi indah. Bye.”

Kemudian sambungan terputus.

Namun jajaran tanya di pikiran Jungkook tak ikut terpenggal bersamanya. Makin dalam, malah. Kalau pemikiran tentang kawannya Jeong Yein ada di kepalanya 24/7, mengapa bayangan Yeeun tidak?

Tunggu dulu.

Sebenarnya afeksi Jungkook ada untuk siapa, sih?!

end. 

finished: 15:36 | December 05, 2015.

(a/n): kepikiran buat bikin lanjutan Bruised, bcz Yein-Jungkook are just that cute together!!!! JADIJADI di sini Jungkook started to develop feelings towards Yein yeayeayeay! (apaan sih alay banget). terus deteksi-identifikasi-pengenalan itu keluar di uas geografiku kemarin, sesekali nyelipin pelajaran ips ke fic HUEHUE. makasih banyak udah baca!😀

14 thoughts on “Late Night Call

  1. MEY INI MEMBUATKU INGIN BERGULING-GULING KARENA MZ JUNGKUK. UDAH MAGEG TERUS SOK POLOS GITU(??) KAN MINTA DIBAWA PULANG. YEINNYA JUGA LUCU TIPE-TIPE CEWEK GALAK TAPI IMUT GITJ

    Like

      1. minim apaan ntar lama-lama nambah sendiri Nis lagian bikin ff paling juga AU semua wkwkw (aq banget huhuhu). jadi, DAPET DINO YA ALLAH AKU PUSING DIA TERLALU IMUT??????

        Like

      2. Ntar kan katanya karakternya gak match atau apalah gituu (padah biasanya juga gak merhatiin karakter asli wkwk). Nah iya yg terlalu imut itu emang bikin pusying haha xD kudapat Vernoon

        Like

  2. MEYDA KAMU PRODUKTIF BGT UDAH POST FF LAGE ;___; anyway meski aku nggak mengerti lovelyz, INI APA APAAN MEY UCUL BANGET GEMAY NAH. Yein bawel mampus, tipe2 cewek manis manis jutek chu mampus pokoknya, dan Jungkook di sini… well aku juga pernah kayak Kookie kok, ngerusuhin chat temen cuma tanya dua soal malem2 bekos mager imnida 😂😂😂 meski ada satu-dua kata yang aku nggak ngerti–iyadeh diksiku minim 😂–FFnya tetep lancar dibaca dan as always, Mb Mey jago bikin yang unyu2 gini. Eh tapi ‘ku mau tanya dongz di paragraf pertama itu, kalo abis dialog terus lanjut kata kerja, bukannya pake huruf kecil ya?;___; atau aku juga gak ngerti, POKOKNYA LAF LAF SAMA FF INI 😍

    apaduh komentarku udah sepanjang ficlet aja. Keep writing Mb Mey 💖

    Like

    1. produktif apaan Gab ini aja dipaksa bikin soalnya senin udah balik uas lagi x’3
      NAHKAN NAHKAN, emang kalo udah di kasur itu pewe banget mau geser dikit ngambil buku aja ogah banget, alhasil temen yang jadi korban xD hah bagian mana yang kamu gak ngerti Gab, apa yang deteksi identifikasi itu????
      oooh yang “..” Omel Yein bla-bla itu ya? Aku juga sebenernya kurang ngerti Gab, kayaknya punyaku itu salah, soalnya di ms.word setelah dialog berakhiran tanda tanya, huruf setelahnya gak kapital (yang jadi kapital itu cuman kalimat berakhiran titik). Kayak gini:
      “Aku kesal sekali!” omel Yein, atau “Aku kesal sekali,” omel Yein, atau “Aku kesal sekali.” Omel Yein.
      Huh tapi yang kamu tanyain kata kerja ya? Huhu kalo itu aku gak tau Gab myane myane hajima x( maaf tiada membantu hiks.
      Anyway makasih banyak ya Gab udah baca ini! Apalagi komennya panjang lagi huhu luvluv❤ Keep writing juga ya mb Gab! xD

      Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s