A Pirate’s Weakness


art, fantasy, and sea image

A Pirate’s Weakness

by Authumnder

Cast: [CNBlue] Jonghyun & [Girls’ Generation] Yoona ☀ Genre: slight!Romance, Fantasy, AU ☀ Length: 808 words, Ficlet ☀ Rating: Teen.

Summary:

“Well, you’ve got that sweet voice. And you’re beautiful. Enchanting. A pirate’s weakness, you know?

EmSlough, Paper Sails.

***

“Hei, Siren!

Seruan si pemuda barusan berhasil menghentikan lantunan nada yang mengalun dari sosok menawan yang setiap inchi eksistensinya diselimuti kemisteriusan.

“Memanggilku?” figur elusif tadi berbalik, mempertontonkan rupa aslinya yang berhasil mencuri apa pun itu yang tadi menggelegak dalam diri Lee Jonghyun, sang bajak laut yang perjalanannya terpaksa terpotong karena nyanyian si duyung yang menulikan telinga awak kapalnya. Sekarang Jonghyun paham benar mengapa siren kerap sekali disalahkan setiap kali terjadi kecelakaan kapal yang mistis dan mengerikan.

Sebagai seorang kapten, ia harus tetap berpikir rasionalmaka Jonghyun menggeleng-gelengkan kepalanya menghadap sang putri yang kecantikannya justru membuat dada setiap manusia nyeri. Kutukan, mungkin.

Berdeham, Jonghyun berkata, “Berhentilah menyanyi. Suaramu menyakiti telinga kami,” sebelah tangannya terangkat untuk menunjuk puluhan kawannya yang kini membentuk suatu barisan di geladak hanya untuk menyaksikan kejelitaan si makhluk mitos. Ia sengaja tidak menyensor kalimatnya supaya kedengaran lebih sopan, Jonghyun pernah dengar bahwa cara menyingkirkan seorang duyung penyesat adalah dengan mencelanya habis-habisan. Dengan begitu, ia berharap, siren rupawan ini bakal sakit hati dan memilih untuk kembali ke habitat aslinya dalam laut—di mana pun itu, Jonghyun tidak peduli.

“Tidak dengar. Maaf.” Sahut si siren, membuka mulutnya lagi dan mulai melanjutkan lantunannya yang tadi.

Siren!” kali ini Jonghyun berteriak, intonasi penuh dengan ketegasan dan kekuasaan. “Kubilang berhentilah menyanyi! Suaramu jelek dan menyakitkan di telinga!”

Duyung tadi tertawa, menatapnya dengan mata bening yang berbinar—setelah berbulan-bulan menghabiskan waktu dengan memandang wajah manusia yang maskulinitasnya tidak membuatnya tertarik sama sekali, Jonghyun mendapati dirinya begitu tertarik akan makhluk ini.

“Mungkin kalau kau kemari, aku bisa mendengar apa yang kaukatakan.” Sahut si siren pelan, membubuhkan senyum manis di akhir kalimatnya.

Barulah Jonghyun menyadari ruang luas di antara mereka. Kapalnya, paling tidak, berada dua ratus meter dari daratan kecil tempat si duyung bersandar. Namun tetap saja dengan jarak seberapa pun lebarnya, ia tidak dapat mengingkari kenyataan bahwa pesona seorang siren memang bukan untuk disepelekan.

Oleh karena itu, Jonghyun menemukan dirinya tertatih berusaha meloncat ke perairan yang, untungnya, segera dihentikan salah satu kawannya.

“Kapten!”

Oh. Jonghyun terhuyung mundur dari pinggiran kapal, raut terkejut melintasi rupanya. Jelas sudah, dirinya telah jadi sasaran sihir si makhluk ganjil itu.

Belum selesai ia mengatasi kepanikannya, riuh riak air terdengar, membuat Jonghyun maju selangkah, hanya untuk mendapati si duyung telah berada di sana—di perairan tepat di bawah sana, terlihat sangat menawan dan menggoda dan rupawan, dan sesuatu mengerat dalam dada si kapten.

“Kurasa berita tentang keberanian seorang bajak laut hanyalah kabar burung belaka.” Suara si duyung menyentak Jonghyun kembali dari sesuatu yang mencekiknya barusan. “Menghampiriku saja tidak berani?”

“Bukan begitu—” seorang bajak laut lainnya berusaha membela diri, namun segera dipotong oleh seringaian menggetarkan dari si siren.

“Aku tidak bicara padamu, Manusia.” Kata si siren, suaranya lembut dan menarik. Ia mengalihkan fokus matanya kembali pada Lee Jonghyun yang masih terpaku di tempatnya berdiri. “Aku bicara pada Kapten kalian. Jadi apa yang ingin kaubicarakan tadi, Kapten?”

Gumpalan entah-apa yang bersarang di tenggorokan akhirnya berhasil Jonghyun tarik menjauh dari menghalanginya menyuarakan pemikiran. “Aku tidak ingin mencari masalah,” tuturnya memulai, kesulitan memindahkan atensi dari sirip si lawan bicara. Hijau—tidak gelap tidak juga cerah. Hijau yang berkilauan di permukaan laut yang biru dan terang, hijau yang membias sampai ke wajah si duyung yang, sudahlah. “Kami hanya ingin melanjutkan perjalanan. Dan berurusan denganmu tidak ada dalam daftar kami—dan aku tahu sebenarnya niatmu tidak jahat, kau hanya sedang melindungi kerajaanmu dari sentuhan manusia, dan aku bisa berjanji bahwa kapal kami tidak akan berada terlalu dekat dengannya.”

Hm-hm,” gadis duyung itu menghentikan kepakannya, bertingkah seakan-akan ia tengah mempertimbangkan permintaan sang bajak laut. Saat ia membuka mulut, jantung Jonghyun mencelus. “Masalahnya, Pirate—aku tidak pernah tertarik membiarkanmu pergi.”

Grasak-grusuk panik dari para awak kapal segera memenuhi kabin. Beberapa menyesali keputusannya ikut berlayar, beberapa bilang tidak keberatan dibawa serta oleh seorang siren kalau mereka akan bertemu dengan gadis-gadis lain yang tak kalah cantiknya, sisanya hanya diam, memandangi sang kapten, mempertanyakan keputusan yang akan diambil pemimpin mereka.

Lee Jonghyun berdeham sekali lagi, “Tidak bisa, Siren. Kami tidak berdosa padamu.”

Si siren mengangguk. “Oh, ya, tidak. Awal kapalmu tidak bersalah, tapi aku tidak bisa mengatakan yang sama tentangmu.”

“Aku?” telunjuk Jonghyun terangkat, menunjuk dirinya sendiri.

“Ya, kau.” Siren itu tersenyum, amat sangat manis, menambahkan. “Namaku Yoona, dan aku ingin kau ikut denganku.”

Lantas kedua kaki bersampul pantofel gelap Jonghyun melayang beberapa senti dari tempatnya berpijak, melahirkan seruan-seruan terkejut dari kompanyonnya, berlanjut dengan gerakan mendekat ke permukaan samudra yang tiba-tiba menggelap dan terlihat begitu dalam. Awan hitam berarak di atas mereka dan Jonghyun, mati rasa, merasakan dirinya perlahan-lahan ditenggelamkan ke dalam kubangan air tanpa ujung yang terasa dingin sementara dadanya menyesak, dipenuhi oleh mantra seorang siren bersuara merdu yang tengah jatuh cinta.

Terakhir, teriakan para manusia di atas kapal lenyap seketika dari telinga Lee Jonghyun yang berdesing, sementara kedua bola matanya terpenjara dalam kerlingan dari netra berpijar milik si siren.

“Selamat datang di Dunia Bawah Laut, Lee Jonghyun.”

end.

finished: 20:28 | January 22, 2016.

(a/n): abis baca novel di Wattpad yang ceritanya tentang pirate-pirate gitu, terus terpesona terus pengen bikin juga.😉 jadilah ini. xD aku tahu ceritanya absurd banget-banget, tapi alhamdulillah, ya, berhasil kuselesain x)) btw siren itu (mitosnya) emang suka nyanyi dan suaranya itu merduuu banget! tapi ya itu, dia nyanyi cuman buat nyesatin kapal-kapal. HEHEHE. yang lainnya dalam cerita ini mah cuma karanganku aja hehe, sebagai tambahan gitu lhoo.

 

17 thoughts on “A Pirate’s Weakness

  1. entah karena aku emang ngga teliti tapi aku injoi banget sih baca ficlet ini🙂 seruuu, idenya bisa banget lah. selain kecantikan mbak duyung yang menajdi highlight, sentilan-sentilun dalam narasi dan dialognya itu pas. dan untuk mas jonghyun yang transmigrasi(?) ke dunia bawah laut, semoga dirimu ngga kenapa-kenapa. haha😀

    Like

    1. Huuuuuu makasih banyaaak! idenya sebenernya agak menstrim tapi makasih banget kalo dikau masih bisa menikmati ini! ehehey. gapapa mz jonghyun pasti bisa kok hidup dikelilingi duyung supercantik begini xD BTW MAKASIH BANYAK SUDAH MAMPIR DAN BACA INI!!! ^___________________^

      Like

  2. Menurut aku ceritanya seruu, menarik dan unik kayakanya kalo dilanjutin bisa jadi tambah keren. Makasih ya author udah bikin sesuatu yang berbeda! Keep writing 😊

    Like

    1. Hihihi halo! aku juga sebenernya sedih kalo harus bikin ending yang gatung begini haha tapi gimana udah gak tau gimana mau ngelanjutinnya lagi jadi ya udah hihi makasih banyak ya sudah mampir dan baca >_____<

      Like

  3. huaaaaaaaaaa
    maaf beribu maaf meyda krn telat baca ini haaaaaaaaaaa jonghyun yoona padahal *i came for jonghyun tapi ujungnya kepincut mbak yoona (atau kepincut caramu mendeskripsikan kecantikan yoona hadeuh bikin gemeter gimana gitu dah ish.)
    fantasynya dapet banget, dan jonghyun nih duh kenapa jadi tertarik sih dianyaaa ish. saia tentu saja tidak santai krn dia telah berjuang keras melawan tension itu dan TETEP AJA NYEBUR
    ha.
    bentar tarik napas.
    utk kritik dan saran, well udh diambil sher di atas jadi aku ga benar2 punya satu :p aku sekedar penikmat saja jadi mohon maaf jika menyampah komen
    keep writing (fantasy) mey!!!😄

    Like

    1. haaaaaaaaaaaaaa maaf juga kak daku baru buka dan bales x’D
      pesona mbak yoona memang susah dihiraukan kak wkwkw, abis memang secantik itu??? cocok banget dijadiin putri-putri di kerajaan gitu terus terus bayangin jonghyun pake baju bajak laut???? huhu kusuka❤
      oooh dimaklumin aja kak itu jonghyunnya kena sihir wkwkw. aaah sama sekali ga nyampah kak huhu terima kasih banyak sudah mampir dan baca iniiiiii maaf aku telat banget balesnyaaa =3

      Like

  4. Kemaren buat cerita Siren, dan punyamu Sirennya pas banget (unlike me hahaha), gak melenceng gitu dari aslinya. Mmm, aku gak ngebayangin Yoona ✌✌✌, gak bisa bayangin muka siren korea gitu hahaha 😂😂.

    Anyway, aku suka sama cerita. Deskripsimu juga terkesan gelap-gelap pas sekali sama suasananya, dan gimana si Siren yang kind of sassy tapi tetep berhasil menghipnotis 👍👍👍

    Cuman, apa ya (!?), ada beberapa kalimat yang menurutku bisa diefektifin, contoh paragraf dua itu kebanyakan yang; nyanyian si duyung yang menulikan… << "yang" di sini bisa diilangin. Maaf ini bacot LOL.

    Nice fic, keep writing Mey🙂

    Like

    1. hoh kamu juga abis bikin sher? xD bohong banget! pasti sirenmu lebih aduhai hihihi. ‘siren korea’ xD ya terserah aja sih sher mau dibayangin siapa wkwk. BENER BANGET YA AMPUN sher aku abis baca ulang lagi dan bingung banget ini kalimatnya kenapa “yang” banyak banget ya huhuhu kalo sempet bakal kuedit! x3
      yaaa makasih banyak ya sher reviewnya!! membantu sekali dan maaf baru bales x3

      Like

  5. KAKMEEEY. AKU SUKA SEKALI. AKU AGAK KECEWA JONGHYUNXYOONA KARENA GABIA MEMBAYANGKAN AJA. TERUS LAMA LAMA AKU KEBIASA DAN BISA MEMBAYANGKAN SOALNYA YOONA EMANG CANTUQUE KAN YA UDAH GITU.

    Phew.

    Terus, aku agak familier sama sumber quotenya. Eh ternyata bener judul stori di wattpad. Sempet mau baca dulu tapi nggak jadi, akhirnya malah nganggur di library.

    Btw, ini kece sangadh lah. ;;-;; plz ajari aku menulis fantasi. Heu.

    Like

    1. Huhuhu, dimaklumi ya Shia soalnya ini juga pertama kali aku bikin yoona x jonghyun??? coba-coba gitu wkwkw xD DAN IYA BENER BANGET HUHU begitu dapet ide aku langsung ‘ini ceweknya harus yoona!!!’ ya walaupun dia wajahnya bukan wajah-wajah cantik yang jahat dan menjebak sih x’)
      buruan baca novelnya sher!! bagus sumpah hahaha xD huhu aku juga belum andal dalam per-fantasi-an (??) ini coba-coba aja wkwkw tapi makasih banyak ya shia udah mampir dan baca ini!!maaf telat bales =3

      Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s