Stupefied by You


stupefied by you

Stupefied by You

by Authumnder

Oh My Girl’s Seunghee & ASTRO’s Moonbin | Comedy!AU

Seunghee memang tipe yang benci sekali kalau ucapannya disela—dan siapa tahu Moonbin ini hobi sekali memotong kalimat orang?

+++

“Pokoknya besok-besok kalau kamu mau main sama dia lagi, jangan ajak-ajak aku!”

Atmosfer ruangan yang tadinya senyap namun tentram berubah gempar dalam waktu kurang dari semenit setelah kedatangan kedua gadis kita ini. Gerakan melepas sepatu dengan kasar Seunghee diikuti rentetan makian versi tersensor membuat gadis satunya, Arin, meringis ngilu.

“Jangan marah, dong. Aku ‘kan niatnya hangout dengan Minhyuk, bukan sama dia.” Arin berusaha menjelaskan, kedua kaki melangkah mengikuti Seunghee yang masih bergerak ke sana kemari. “Lagi pula siapa juga yang tahu kalau ternyata teman Minhyuk si Moonbin—”

“Jangan sebut-sebut namanya di depanku lagi,” Seunghee menukas, sebelah tangan melambai di depan wajah Arin.

Arin mengangguk. “Oke, tapi kamu nggak marah, ‘kan?”

“Nggak padamu,” sahut Seunghee. Mulutnya terbungkam beberapa saat, sampai keningnya mulai mengerut lagi seolah-olah baru saja teringat akan sesuatu. “Hhhh. Aku sudah berusaha melupakannya tapi, APA SIH MASALAHNYA?” dia menggemborkan kalimat terakhirnya. “Kayak, kita kenal saja enggak! Dipikirnya dia siapa seenaknya memotong tiap kali aku bicara?!”

Nggak marah apanya, Arin mengomel dalam hati, namun masih mempersembahkan senyuman untuk temannya ini.

“Aku masih bisa menoleransi kalau yang kepingin dia katakan itu penting—entah gas bocor, kek, atap bocor, kek—tapi dia ‘kan cuman mau memberitahu kalau dia baru saja beli jaket baru! Itu ‘kan bisa dikatakan nanti-nanti! Nggak perlu sampai memotong pembicaraan seseorang! Orang yang nyaris asing, lagi! Dipikirnya itu sopan, apa?!”

Arin buru-buru memotong sebelum emosi Seunghee makin meninggi alih-alih meredup, “Iya, iya, aku mengerti. Moonbin memang menyebalkan, dan dia kurang ajar karena terus memotong ucapanmu, dan, iya, apa yang kepingin dia katakan memang tidak penting sama sekali. Oke? Aku mengerti posisimu.”

Seunghee mengangguk-angguk mendengarnya, mengulurkan sebelah tangan untuk menerima botol mineral yang disodorkan Arin.

Kejadian siang ini memang di luar dugaan, Arin memang sengaja mengajak Seunghee ikut sekalian ke pertemuan-bukan-kencannya dengan Minhyuk, semata-mata agar Arin punya penyelamat nanti kalau-kalau dirinya dan Minhyuk kehabisan pembicaraan dan terpaksa hanya duduk berhadapan tanpa suara dilingkungi kecanggungan. Yang dirinya tidak ketahui adalah, Minhyuk ternyata juga memutuskan untuk mengajak seorang temannya, Moonbin. Masalah dimulai di sini. Seunghee memang tipe yang benci sekali kalau ucapannya disela—dan siapa tahu Moonbin ini hobi sekali memotong kalimat orang?

Jadi, begitulah. Arin dan Minhyuk kembali ke rumah masing-masing dengan wajah sangat tidak nyaman, mengirim senyum meminta maaf ke yang lain sebelum menyeret pergi kawan yang dibawanya, setelah menyadari api yang berkobar di antara mereka.

Momen itulah ponsel Arin memilih untuk berdering. Gadis itu buru-buru menyambar ponselnya untuk kemudian meletakkannya kembali dengan senyuman di bibir. “Seunghee, guess what? Kayaknya ada seseorang yang naksir padamu.” Katanya.

+++

Bro, yang tadi itu payah banget. Payah tingkat parah!”

Moonbin menendang kedsnya menyeberangi ruangan. “Iya, iya! Nggak perlu mengulanginya seratus kali di kupingku.” Sergahnya.

Minhyuk terkekeh. “Tapi serius, aku belum pernah tuh melihatmu segusar dan secanggung itu di depan cewek. Sampai bikin malu.”

“Diam, deh!”

Sentakan penuh emosi Moonbin membuat tawa Minhyuk makin keras. “Ngaku, deh, kamu naksir dia, ‘kan? Teman Arin itu?” tebaknya.

“Idih, enggak! Ngapain!”

“Halah, bilangnya begitu, tapi kelihatan banget tuh di wajahmu kalau kamu naksir dia. Iya, ‘kan? Terus karena kepingin mencari perhatian, kamu sok memotong pembicaraan begitu. Apaan? Jaket baru? Beuh, kedokmu kentara banget!”

Yaaaa, habis dia imut begitu.” Moonbin, masih dengan cemberut, menyerah. “I screwed up badly, right? Habis ini dia nggak bakal mau menemuiku lagi, ‘kan?”

“Eh, eh, jangan pesimis begitulah. Tenang—sebentar,” Minhyuk mengangkat lengan kanannya meminta Moonbin menahan keluh-kesahnya terlebih dahulu sementara matanya tertuju ke ponselnya yang barusan bergetar. “—nggak perlu khawatir. Nih, aku sudah dapat nomor Seunghee. Gih, buruan simpan!”

Tanpa kata Moonbin langsung meloncat, menyambar telepon genggam Minhyuk dalam hitungan detik dan menyalin nomor yang baru saja dikirimkan Arin ke miliknya sendiri.

“Kayak begitu, tuh, yang namanya nggak naksir?”

Moonbin hanya tertawa.

Bah, niat hangout untuk menarik perhatian Arin—ujung-ujungnya justru Moonbin yang dapat pancingan, Minhyuk mengomel dalam hati sambil menatap Moonbin yang masih sibuk mengetik. Tsk.

fin.

Finished: 19:59 | April 08, 2016.

Ide berasal dari tadi, waktu nonton Music Bank bagian BTOB lagi diwawancarain Irene & Bogum terus pas Irene ngomong gitu malah disela Ilhoon =,= huh poor Irene, untung ada Sungjae xD

[anyway, Minhyuk di sini adalah Rocky punyanya Astro ahahaha].

 

2 thoughts on “Stupefied by You

  1. Bentar. Oh jadi Rocky tuh nama aslinya Minhyuk??? Pas baca kebayangnya malah Minhyuk CNBLUE😄 HEHHEHEHEHE

    Oke, skip.
    Bah si Moonbin kalo gugup lain daripada yang lain ya, doi malah kocak gugupnya tapi karena salah tingkah ya, Meeeey?
    Asli sih, aku jadi penasaran apa jadinya kalo Moonbin sama Seunghee ketemuan lagi, pasti bakalan chaos banget HAHAHAHAH
    Oke Mey ini ringan banget bacaannya, tulisan kamu juga ngalir gitu aja sih jadinya bacanya enak. Ceritanya nggak panjang banget juga tapi kamu udah nyeritain inti ceritanya dengan baik, nggak bertele-tele hehehe
    Dan, cara kamu ngasih ending juga keren, jadinya pembaca tau kalo Moonbin emang bener-bener suka sama Seunghee tanpa dia harus ngaku hahaha
    Aku suka, Meeey! Keep writing!!!

    Like

    1. KAK ECAA! Hahaha aku juga agak aneh gitu pake nama minhyuk abis banyak banget idol yang namanya minhyuk??? tapi lebih ga enak lagi kalo pake nama rocky huhu kayak nama peliharaan malah :’
      Eee ga usah dibayangin ketemu kak, lewat sms aja pasti berantem tuh mereka, kalo ketemu paling saling melengos wkwk (lah bikin cerita sendiri). Hihi terima kasih mb Eca!! jujur bagian yang paling sulit dibikin tiap lagi nulis itu awalan sama akhiran!! xD

      Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s