Runtuhan Pensil


runtuhan

Runtuhan Pensil

by Authumnder

TWICE’s Dahyun & IKON’s Junhoe | slight!Comedy, College-Life

Today, a sharpener plays a role.

.

.

Ttuk.

Gawat! Ujung pensilku satu-satunya—dan waktu kubilang satu-satunya, itu berarti satu-satunya—patah, dan potongan pensilnya bukan jenis yang membuat tulisanmu menjadi tiga dimensi; BAGIAN HITAM PENSILKU PATAH SEPENUHNYA!

Aku sudah mati.

Masalahnya, kawan-kawan, si ceroboh ini tidak punya rautan di kotak pensilnya. Itu artinya aku tidak akan bisa melanjutkan pekerjaanku mengisi lembar jawaban yang setengah jam lalu diangsurkan pengawas, yang tentu saja akan mengarahkanku ke lembah Kekalahan dan Ketidaklulusan karena, demi Tuhan, soal-soal di depanku ini adalah soal ujian masuk kuliah!

Dengan tangan gemetar aku meraih ujung pensilku yang patah, berusaha memasukkannya kembali ke batangnya—gagal, belahan hitam jelek itu justru menggelinding menjauh, loncat dari ketinggian satu meter menuju lantai di dekat kaki peserta lain. Seakan-akan belum cukup, peserta lain itu memindahkan sol sepatunya hingga melindas sisa anganku. Musnah sudah.

Aku hanya punya satu pensil dan satu penghapus, dan kini peralatan tersebut tidak bakal mengantarkanku menuju gerbang kebahagiaan berupa diterima universitas tujuanku. Rasanya aku kepingin menjerit dan memaki, sampai sesuatu menendang kaki kursiku.

Aku menoleh ke belakang.

Saat itulah aku bertemu Pangeran Penyelamatku. Knight in Distress-ku. Malaikat yang dikirim Tuhan langsung untukku.

Nih, pakai pensilku, dan berhenti menengok ke sana kemari, gerakanmu bikin kepalaku pusing.” Kata sosok yang dilingkungi cahaya matahari keemasan itu. Kalau aku memicingkan mataku sedikit saja, aku pasti bisa melihat halo kecil di atas kepalanya karena, hell yeah!, hidupku terselamatkan!

Peduli amat dengan ucapannya barusan yang tidak terlalu ramah.

Aku menyambut bantuannya dengan wajah berseri-seri, menggumamkan terima kasih banyak dan aku berhutang budi padamu lantas berbalik menghadap kembali soal-soalku.

Dua detik dan kebahagiaanku lenyap—sialan, aku lupa kalau soal-soal ini sama beratnya dengan cobaan hidup.

+++

“Sudah?”

Aku menyengir, “Sudah. Makasih banyak, ya.”

Cowok yang kebetulan duduk di belakangku itu menerima pensilnya kembali. “Lain kali bawa dua pensil dan rautan, buat jaga-jaga kalau yang barusan terjadi lagi.” Katanya. Dia memasukkan pensil tadi ke dalam kotaknya dengan acuh tak acuh, dan entah kenapa sukar sekali memindahkan perhatian dari tindakannya itu. “Ngapain lihat-lihat? Sekarang penghapusmu yang patah?”

“E, eh, enggak.” Aduh, judes amat. Aku rencananya akan berbalik menghadap ke depan, saat ide melintas di kepalaku. “Ehm, boleh tahu namamu nggak? Nanti-nanti kalau aku mau cerita sama—”

“Junhoe. Sudah, ya? Sana hadap depan!” dia memotong dengan tidak-begitu-manis.

Yes! Sebelum berbalik—kali ini berbalik beneran—kusempatkan diri untuk berkata, “Aku Dahyun. Salam kenal, ya!”

fin.

Finished: 16:20 | April 16, 2016.

Akhirnya punya kesempatan buat bawa Dahyun dan Junhoe!!! :3 btw ide berasal dari:

Camp NaNoWriMo Optional Prompt:Today, a sharpener plays a role.

7 thoughts on “Runtuhan Pensil

  1. pengalaman pribadi ya? atau akan menjadi pengalaman pribadi? hahaha gak gak bercanda
    jadi sebenernya krn ga kenal juga sama castnya aku sempet ragu mau baca mau nggak tapi akhirnya baca juga bikos its mey mana mungkin tulisannya gak bagus dan ngocol ya kan.
    dan
    ha
    padahal ini bukan thriller tapi bagian depannya menegangkan ya? aku soalnya pernah mengalami hal yang mirip dgn ini tapi waktu itu ga bawa penghapus hehe
    dan junhoe. banyak yg bilang dia itu judes dan memang di sini dia judes so yeah… yg sabar ya mbak dahyun.
    keep writing!

    Like

  2. UNYUUUUU. Aku jarang kenal anak-anak baru K-Pop, dan sama sekali belum pernah nulis tentang mereka but now aku bisa mendalami ceritanya. Double jempol buat Mb Mey!!1! Aku juga pernah kayak gitu, tapi bukan patah, malahan gabisa nulis sama sekali alias pensilnya hilang fungsi??? I feel you Dahyun. Btw itu kalau setelah dialog ada kata sejenis kata, ujar, ucap, gitu bukannya pakai koma ya? Aku juga ngga tau sih sebenernya /sotoy/.

    Syuka sama tulisan Mb Mey, keep writing ya! 😍

    Like

    1. Halo, Gab! Huhu sebenarnya aku masih punya setumpuk ((setumpuk)) idol yang pengen kubikin fic tapi belum tahu mau dipasangin siapa ((bikoz fluff is lyfe haha)).
      Hah, pensil hilang fungsi gimana mb Gab??? apa ilang gitu pensilnya??? kusuka kalo dikomenin kamu nih Gab soalnya km selalu kritis kayak tanya-tanya begitu tapi masalahnya adalah aku
      …gak…
      …tahu..
      oke maafkan aku payah banget hahaha ;_;
      yha makasih banyak ya Gab udah repot-repot mampir dan baca ini❤

      Like

      1. yes aku juga cuma bisa nge-fluff :’)))
        jadi walau masih tajem, udah gamau keluar tulisannya, jadi tipis banget HUHUHU. ngeselin betul harus bolak-balik ngulang ngebunderin.
        and yes gapapa kok aku juga tanya karena me gatau ;AAA; sama-samaaa!❤

        Like

  3. DAHYUN-JUNE IH DAHOE YAALLAH:”))

    aku suka sama ini beneran, manis-manis anak sekolahan gitu wkwk, sebenernya juga ini kayak aku dua hari yang lalu wkwk, sayangnya yang minjemin itu cewek, wkwk ((curhat pls))

    Aduh, aku gak tau mau komentar apalagi, maafkan komen gak mutu dariku ini hehe, keep writing kakak!❤

    Like

    1. HALO! YES DAHOE ((uh plis namanya aneh wkwkwk)) ya aku juga pas dapet ide ujian-ujian gt langsung mikir wah ini pantes banget kalo castnya dahyun junhoe hmm soalnya mereka masih jiwa muda begitu??? (sok tahu banget lw tp gapapa ya hehehe).
      HAH SAMAAN tapi aku ga dipinjemin malah minta sih ;__;
      hihihi gapapa dek dibaca saja aku sudah senang??? :3 btw salam kenal ya aku Meyda kelahiran 99 ahahaha, makasih banyak sudah mampir! ^__^

      Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s