Once Upon A Time


wendy

Once Upon A Time

by Authumnder

Red Velvet’s Wendy & NCT U’s Taeyong | Historical, slight!Comedy

+++

“Ooh, jadi kau calon pembeli babi itu, ‘kan?”

Son Wendy sepenuhnya sadar akan penampilannya sore ini. Rambut semerah apinya yang belum digosok tergerai berantakan di atas bahu, gaun lengan panjang bewarna kulitnya sudah dihiasai bercak-bercak noda lumpur yang menggumpal, sementara pipinya yang tidak dibedaki kelihatan kusam oleh kotoran mengering. Singkatnya, Wendy paham benar bahwa dirinya tidak kelihatan seperti gadis belum menikah yang lemah lembut. Tidak, ketika kelompok babi yang sedang digiringnya mulai berlarian menyeberang kebun.

Whoops! Tunggu sebentar! Biar kukejar mereka supaya Anda bisa memilih satu yang paling gemuk.” Selanya tergesa sebelum manusia di hadapannya sempat membuka mulut.

Ah, peduli amat, Wendy menggumam dalam hati sembari kedua kaki riang melompati kubangan tempat tidur siang para babi, toh laki-laki ini hanya pembeli yang ingin mampir, bukan tuan muda yang berpotensi dijadikan suami.

Setelah pasukan babinya di bawah kendali, Wendy kembali menghampiri si pembeli yang hanya diam mematung memandanginya.

“Halo lagi,” sapanya manis. “Semua babi sudah berada dalam kandang. Dengan begitu, Anda bisa leluasa memilih—”

“Aku tidak datang ke sini untuk membeli babi.” Sela si tuan muda lugas. “Sama sekali tidak.”

Matanya refleks membulat. Wah, gawat. Siaga satu. Wendy bisa melihat kemurkaan ibunya yang akan datang nanti malam, juga kalimat-kalimat menyebalkan yang bakal beliau lemparkan.

“Kau menghancurkan kesempatanmu menikahi laki-laki mapan dan kaya lagi, Son Wendy!”

Lihat betapa tampannya dia! Apa kau tidak menyesal?!”

“Bah, sekarang tamu kita itu akan berpikir bahwa kau bukan bagian dari Keluarga Son, melainkan tukang kebunnya!”

Tentu saja, Idiot! Mana mungkin laki-laki muda yang berpakaian necis ini seorang pembeli babi?! Bagaimana, sih, kerja otakmu itu?!

Menarik napas dalam-dalam sembari mempersiapkan kemungkinan terburuk, Wendy bertanya, “Uh… lalu Anda siapa?” Sebelah tangannya terangkat untuk mengusap noda di pipi dengan lengan bajunya, berharap penampilannya berubah lima puluh persen lebih baik dengan tindakannya itu. Oh ya, kibaskan bagian bawah gaunmu sedikit, untuk memberi kesan menggoda.

Wendy mengibaskan roknya.

Dua gumpal lumpur yang cukup kentara terlempar ke sepatu bot lawan bicaranya.

Sialan.

Si tuan muda tertawa renyah, “Namaku Taeyong—oh, dan maaf, aku tidak tertarik dengan babi milik keluargamu. Jangan tersinggung, kau membesarkan mereka dengan baik, tapi aku punya kawananku sendiri.” Tertawa lagi. “Dan aku tinggal di kastil sebelah. Tetanggamu? Keretaku baru tiba hari ini.”

Ingatan Wendy spontan melayang ke ucapan ibunya pagi ini,

“Hari ini kudengar pewaris kastil sebelah akan datang. Sangat tampan, menurut Koran Harian, juga kaya. Dia bisa membelikanmu seratus gaun setiap hari dengan uangnya, Wendy. Jadi bertingkahlah baik dan beri impresi menarik—siapa tahu, ‘kan, dia bakal meminangmu?”

Wendy tidak tahan untuk tidak berbisik,

Misi gagal, Ibu. Tidak ada pinangan untukku. Sungguh maafkan aku.

fin.

Finished: 18:18 | April 24, 2016.

 

10 thoughts on “Once Upon A Time

  1. PAS SEKALI INI MAH MARVELOUS! NABIL KHAAN ADA DI #TEAMWENDY SAMA #TEAMTAEYONG

    Meeey tulisan fluff kamu khas yaa, pasti diakhir ada aja kejutannya. Nabil suka banget lah sama cerita yang ini. Asli deh. Jadiin chapter dong? Atau bikin series deh? Nuntut amat ehe

    Like

    1. YAKAN BIL AKU JUGA BARU NYADAR KALO WENDY SAMA TAEYONG KAYAKNYA OKE HEHEHEHE
      emang biasanya aku mikir muter2 buat ngasih ending yang agak ‘oke’ bil huhu makasih ya telah menyadari :” edan chapter aku tuh ga bisa buat gituan bil mian mian myanmar😦
      tapi teteup makasih banyak ya sudah bacaaa ^___^

      Like

  2. taeyong elit beh. dan mbak wendy blas gak elit. dan ini berasa amerika jaman lawas ya hahaha, cocokan johnny sih klo soal amerika2an tapi ini juga boleh lah.
    kirain mau ngelamar si taeyong kan wenderella sekali kalo itu benar terjadi hahaha. tapi ah elah perilakumu lho mbak wen ><
    bagus mey, keep writing ya!

    Like

    1. yap bener banget kak li aku juga kebayangnya taeyong tuh yang tampan rupawan terus pakaiannya rapiiii banget sedangkan wendynya tuh yang berantakan penuh lumpur wwkwk xD
      hihihi makasih banyak ya kak li udah mampir dan baca yeay!❤

      Like

  3. MEY, HAHAHAHAHAHA! SEK MAAP FIKA NGUQUQ GA ELEGAN BANGET xD atuhlah wendyyyyy. ih mey mah kepikir aja bikin karakter wendy kaya giniii (tapi emang iya sih, di bayanganku wendy tuh fun dan easy-going abis, terus kalo dihadepin sama masalah cinta-cintaan gini dia payah wkwk). kalo buat wendy mah: what is image xD mey, mey, bikin yang kaya gini lagi yang banyak dooong xD (ditendang keluar blog) hahahahaha. keep writing yah meeey😀

    Like

    1. gaPAPA KAK PIK NGAKAK SAJA😄 heuuu abis dari dulu tuh kebayangnya wendy ya cewek begini yang ceroboh terus agak-agak gt wkwkwk. nahkan kak!! aku juga selalu mikir wendy begitu hahahay.
      doakan saja ya kak semoga ada ide lagi!! ini juga bikinnya keburu-buru banget x””
      makasih ya kak fik udah mampir dan baca ini >___< (sebar kecup) (ditampar)

      Like

  4. AHAHAAHHAHAHAHA. Aduh, suka deh kalo ada fenfik Wendy dan dia tuh kayak kocak dan funny gimanaa gitu. Kakmey, as expected lah menghibur banget LOL tapi endingnyaaa x”) Taeyong cuma mau kenalan doang? Heu. Nulis lagi yang beginii dong hihi

    Like

    1. Halo Shia!!
      Soalnya gampang banget ngebayangin wendy kotor-kotoran gt wkwkwk. Apalagi liat dia mencak-mencak ga keruan xD
      Btw endingnya aku kasih gantung doang wkwk jadi kemungkinan taeyong bisa naksir cuman wendynya aja yang keburu pesimis😄
      Makasih yoo shia dah mampir cihuhuy ♡♥

      Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s