Sweet Dreams & Tea


I have a great-aunt who read tea leaves, and I grew up listening to my mother tell stories of her spot-on readings. It makes my mind race with a hundred questions… ~Charlotte (PixieWinksFairyWhispers):

Sweet Dreams & Tea

by Authumnder

Monsta X’s Hyungwon & WJSN’s Dawon | Fantasy, Slice of Life

Even miracle takes a little time.

+++

Laki-laki itu tiba di penghujung fajar, mantel lusuh dan kemeja putih kusut. Kuda jantannya yang bewarna gelap ditalikan secara sembarang di depan bar kelabu yang mulai menyenyap, sementara ia sendiri melangkah lebar-lebar menuju pintu masuk bar. Entah apa yang sebenarnya ia cari, ketidaksadaran, atau justru pelupa ingatan. Yang Dawon tahu, laki-laki itu menerjang masuk, tanpa basa-basi langsung duduk menghadapnya.

“Berikan aku apa pun yang tersisa,” perintahnya.

Bar yang dikelola Keluarga Barnett sebenarnya melarang pelayannya untuk mengajak berbincang pelanggan, tapi kali ini Dawon tidak punya pilihan kecuali menentangnya. Hari nyaris pagi, dan ia menduga kalau tamunya ini datang dari tempat yang tidak dekat—yang artinya, laki-laki itu harus berkendara pulang sebentar lagi, dan sebaiknya itu dilakukan dengan kepala bersih dari efek minuman keras.

Jadi, ia memutuskan untuk berbasa-basi, “Apa yang terjadi, Sir?”

Hyungwon menggeleng, pertanda bahwa ia tidak ingin bercerita, namun pelayan di balik konter kayu memberinya sorot mata memaksa, sampai akhirnya ia menyerah. “Aku akan menikah besok siang,” katanya memulai.

Dawon segera bertepuk tangan. “Wah, kabar bagus!” pujinya.

Hyungwon juga berharap ia berpikiran demikian, tapi kenyataannya ia tidak bisa ikut bergembira dengan si gadis pelayan serta seluruh keluarganya. Ia melanjutkan dengan setengah menggerutu, “Sama sekali bukan kabar baik.”

Elokuensi Dawon mendadak lenyap, meninggalkan gadis itu menatap sosok di depannya tanpa sanggup berkata-kata.

“Aku tidak mencintai calon istriku, sama sekali tidak. Itu hal menyebalkan, karena kupikir ia menyukaiku.”

Keterkejutan memaksa Dawon untuk meletakkan gelas-gelas tinggi yang sedari tadi dibersihkannya dengab serbet. Ia menurunkan kedua tangannya sambil memandang tamunya dalam-dalam. “Apa kau ingin bisa menyukainya?” tanyanya.

Hyungwon membalas tatapan Dawon dengan berani, lantas menyahut, “Tentu saja aku ingin. Dia perempuan yang menyenangkan, sebenarnya. Memang tidak terlalu cantik, tapi dia baik.” Dan itulah yang membuat Hyungwon tak enak untuk menolak.

“Kalau begitu aku tahu apa yang harus kau cicipi.” Putus Dawon dengan bersemangat. Ia mengambil cerek dari atas tungku yang menyala, cangkir bergagang, dan kotak yang dikeluarkannya dari laci paling bawah. Ia mulai menuang dan mengaduk, menakar dan mengukur, sampai akhirnya selesai dengan helaan napas. “Ini dia, secangkir teh hangat—” dan keajaiban, “—untukmu.”

Kening Hyungwon segera mengerut sementara kedua matanya terfokus pada asap mengepul dari atas cangkir tadi, “Aku tidak ke sini untuk minum teh.” Komentarnya pedas. Ia ingin memprotes lagi saat pandangannya jatuh ke mata cokelat emas milik lawan bicaranya. Entah tersihir atau apa, tiba-tiba saja ia menurut dan mulai menyesap tehnya.

Hitungan satu sampai lima setelah Hyungwon menandaskan minumannya, Dawon berbisik, “Biarkan ia yang meminum tertidur, bahkan Keajaiban membutuhkan waktu.”

+

Kesadaran Hyungwon pulih saat jam besar di ruang tengah mansion berdentang delapan kali. Semalam ia bermimpi, mimpi indah yang telah meninggalkan bekas menyenangkan dalam dirinya. Kedua matanya nyalang menatap langit-langit tinggi bewarna putih di atasnya, sementara sesuatu yang baru dan sama sekali asing meletup dalam dadanya.

Hari ini, Chae Hyungwon terbangun sebagai seseorang yang mencintai calon istrinya.

Karena sesungguhnya, yang dibutuhkan cinta hanyalah teh magis, mimpi manis, dan penyihir baik hati yang rela meluangkan waktunya untukmu. Oh, dan jangan lupa, semua hal di dunia perlu sedikit waktu—bahkan Keajaiban.

fin.

Finished: 6:49 | June 07, 2016.

Fun fact: judul, ide, dan summary didapat dari tulisan di buku tulis yang gede itu, apa namanya, debozz atau apa gitu kalo gak salah. Itupun buku temenku yang kubaca jauh sebelum lulus SMA hahaha. Kok bisa masih inget ya.

6 thoughts on “Sweet Dreams & Tea

  1. tuh kan meyda tuh kalo udah bawa-bawa genre yang kayak begini ga pernah fail deh. aku sukaaaaaa banget sumpah ya ampun mey, please jangan berenti bikin genre yang kaya gini ya mey, terus yang kerajaan-kerajaan gitu sama yang malaikat-malaikat yang eunwoo ituu hehe aku sukaaaa. bikos kamu bisa ngemasnya jadi ringan :’) DAN TEH MAGIS SUMPAH GA KEPIKIR!! parah aku tuh literally cengo pas akhir. jadi jadi jadi …. dawon itu penyihir kan?? duh suka suka sukaaaa! keep writing meydaaa😀

    Like

    1. ini tuh plotless banget kak fik tahu gak ;_; yess terima kasih banyak kak fika soalnya belakangan ini aku juga senang menulis fantasy hehehe :3
      ide teh magis itu ga original! meyda nyolong dari cover buku tulis! wkwkw. eeeh iya semacam penyihir gitu-gitu deh kak, cuma lagi menyamar aja hihi.
      makasih lagi ya kak fika!! maaf late rep mulu ;_;

      Like

  2. HEHEHEEHEHE. Baru sadar belum komen😦 Mian mian mianhae yang kak mey. Nggak tau kenapa sekarang aku jadi suka cerita tipe begini??? Yang masa lalu gitu dan ada kuda-kudanya dan ada dukun…….dan, ini bagus. Terus, bisa banget sih jatuh cinta hanya karena minum teh magis gitu, gemas entah kenapa. Ini udah well-written menurutku, kak mey emang jago ya bikin beginian :””) Aku merasa sangat ampas. Btw, keep writing yang begini-beginian ya!!!❤❤

    Like

    1. hohoho no problemo shia. YES AYO SHIA KAMU BIKIN MACEM GINIAN JUGA soalnya aku suka fiksi berlatar kerajaan2 begini wkwk.
      apaan kamu ampas😦 aku yang ampas kali huhuhu. makasih banyak ya shia udah mampir dan baca ini!!! ^_________^

      Like

  3. HALO MEYDA!
    Wow klasik! (Eh bener, kan?)
    WHAT DAWON KAMU TERNYATA DUKUN?? (ditempeleng)
    aku sih kepinginnya dilanjutin lagi sampe ketemu sama calon istrinya :”” sumpah penasaran heuheu.

    Keep writing mey xDxD

    Liked by 1 person

    1. HALO LIA!!
      iya bener aku pake tema medieval gt hahaha. DUKUN CANTIK MAH DIA😥 masalahnya nih, aku tidak tahu siapa yang bisa dijadiin calon istrinya😥 apa kupake diriku saja ya WKWKWK
      heuheu makasih banyak ya syudah mampir dan baca ini :>

      Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s