Somehow Fated


black, t-ara, and jiyeon image

Somehow Fated

by Authumnder

T-ARA’s Jiyeon & INFINITE’s L | Slice of Life, Comedy

+++

Aku ingat benar waktu itu sedang terburu-buru berlarian di jalan yang menghubungkan tempatku bekerja dengan Starbucks terdekat, sebelah tangan membawa kotak kopi berisi empat cup sekaligus, sedang yang satunya lagi kugunakan untuk menenteng tas, saat seorang asing bersirobok denganku. Pelan, sih, efeknya tidak sampai membuatku menumpahkan kopi-kopinya, tapi laki-laki itu tidak meminta maaf sama sekali, menoleh saja tidak. Ia hanya mengeluyur pergi, sementara aku ditinggalkan dengan bego di tengah-tengah trotoar.

Itu, sampai kusadari ada kotak kecil bewarna hitam elegan tergeletak di kakiku. Tempat cincin.

“Hei, kau menjatuhkan sesuatu!”

Syukurlah orang itu berhenti. Ia membalik tubuhnya, menatap kotak tadi di tanganku. Ia memakai setelan rapi yang memberi kesan formal, sementara wajahnya yang tadinya datar-datar saja agak mengerut setelah melihatnya lagi—seakan-akan kotak cincin ini dilumuri muntahan, atau lumpur.

“Buatmu saja,” katanya kemudian, lalu melanjutkan perjalanannya kembali.

Aku mengintip isi kotaknya selama sedetik, lalu nyaris menjerit kegirangan begitu menemukan sebuah cincin dengan mata berkelip duduk di dalamnya. Aku pasti akan dengan senang hati menerimanya, kalau saja ekspresi laki-laki itu tidak begitu… pahit. Memangnya siapa yang mau menolak rejeki nomplok, ‘kan?

“Tidak bisa begitu, dong!” seruku lagi, jelas-jelas melawan nurani sendiri. Hell, yang paling kuinginkan sekarang adalah mengantongi kotak ini, kembali ke kantor untuk menyerahkan kafein para atasan, lalu pulang. “Hei, berhenti!” aku berlari-lari kecil di atas hak tinggiku untuk menyusulnya.

Beruntung ia berhenti, karena kalau tidak, aku tidak akan punya pilihan lain kecuali melepas sebelah sepatu dan menjadikan kepalanya sebagai objek lemparan.

Napasku agak tersengal waktu aku berseru, lagi, “Mana bisa begitu! Nih!”

Ia tidak langsung menerima kotaknya, alih-alih menatapnya seakan benda itu telah merusak hidupnya. “She said no.” Katanya pelan. “Jadi buat apa aku menyimpannya?”

Oh. Jadi benda itu memang telah merusak hidupnya. Aku terdiam selama beberapa detik sementara orang asing ini menunduk memandangi aspal trotoar.

“Maafkan aku. Bodoh sekali aku tidak menyadari itu,” kalimat keduanya kuucapkan dalam bisikan, sengaja kutujukan untuk diriku sendiri. “Tapi aku tidak bisa menerima ini. Harganya pasti mahal sekali. Kau tentu tidak mau patah hati dalam keadaan rugi, ‘kan?” oke, aku tahu basa-basiku kedengaran tolol sekali, jadi buru-buru kulanjutkan. “Jual saja lagi. Dengan begitu kau bisa dapat pemasukan lagi, dan itu artinya kau bisa berfoya-foya!”

Ia memandangku dengan alis dinaikkan satu.

Well, sori, aku ini sok kenal sekali.” Kataku, mengulurkan tangan dengan sangat kesulitan. “Park Jiyeon.”

Ia menjabatnya dengan agak ragu. “Kim Myungsoo.”

Aku mengangguk senang. “Nah, Myungsoo, terima ini.” Kuangsurkan kotaknya ke telapak tangannya. “Jangan memberikannya pada siapa-siapa secara gratis, oke? Jangan membuangnya juga, uang tetaplah uang seberapa patah hatinya pun dirimu. Nih, nih, minum ini di perjalananmu pulang.” Satu cup kopi berpindah tempat dari boks ke tangan Myungsoo. Kemudian aku ingat kenyataan kalau bosku pasti marah besar karena aku keluyuran terlalu lama. “Aku harus lembur hari ini, kantorku ada di sana, kau lihat? Sudah ya, atasanku pasti sudah siap menggempurku dengan fail-failnya. Bye, Myungsoo!”

Myungsoo tidak sempat menyahut lantaran aku sudah melanjutkan aktivitas lari-lariku lagi ke arah yang berlawanan.

“Kau bilang kantormu ada di sana?!” serunya.

Aku menyahut, juga dengan volume suara superkeras, “Aku harus beli kopi lagi!”

Siapa yang tahu, ‘kan, kalau besoknya datang sebuket bunga lengkap dengan bingkisan berisi PULUHAN cokelat batang, serta secarik kertas bertuliskan: kau benar, berfoya-foya sangat menyenangkan. nih, terima hasilku menghamburkan uang. x, myungsoo.

fin.

Finished: 6:46 | June 16, 2016.

Sangat random tapi tiba-tiba aku pengin bikin jiyeon-related fic maka jadilah ini :> btw kalo ada yang ga paham maksud ‘she said no’-nya myungsoo, itu ceritanya dia abis ngelamar ceweknya tapi ditolak ;_;

14 thoughts on “Somehow Fated

  1. Bagus ceritanya.
    Haha. Benar myungsoo apa yg dikatakan jiyeeon.mski patah hati uang ttplah uang.
    Lah ud beli mahal dibuang gtu aja. Sayangkan.. wkwkkw
    Butuh sequel thorr.
    Ingin tahu kisah lanjut mrka.
    Heheh

    Like

    1. yess!!! mubazir duh kalo cincin dibuang begitu saja huhu. maaf ya aku ga bisa bikin sekuel hahaha tapi makasih banyak udah mampir dan baca ini ya!!! :>

      Like

  2. Hahaha asik nih cerita nya singkat padat menarik bgt hahaha… Jiyeon baik bgt sih hahah walaupun hatinya berkata lain kkk…keren deh…ditunggu lanjutan ceritanyaaa yahhh😂

    Like

  3. AHEEEEEEYYY KELYAN GEMASH BANGET HAHAHAH
    Myungsoo pasrah banget abis ditolak cewek, ya ampun… Cincin mahal juga dikasih cuma-cuma ke orang random yang dia temui di jalan. Jiyeon baik juga aduh, upahmu besar di surga, Nak wkwkwk… Note yang dikasih Myungsoo pas ngirim bunga sama cokelat itu aww banget huhuhuhuhu ><
    Keep writing Kak Meeeeyyy~~

    Like

    1. mohon dimaklumin ya ran soalnya myungsoo agak ga konek abis patah hati wkwk.
      ehehehehe hamdalah ya soalnya aku dua menitan sendiri mikir notenya myungsoo wkwk kurang kerjaan emabg. makasih banyak ya ran udah mampir dan baca ini dikau keep writing juga okeoke!!!! :3

      Like

  4. PARAH SUMPAH PARAH INI KENAPA LUCU BANGET ASTAGA PARAH APALAGI LINE TERAKHIRNYA HUHUHUHU OMG OMG OMGGGGGG😢😢😢😢😢 literally in love pas jiyeon nyurukin kotak cincinnya balik ke myungsoo terus si myungsoo yang: hah kok. Terus jiyeon yang langsung berkoar-koar uang tetaplah uang wkwkwk lucu bangettttt. Ih suka pokoknya! Aku dukung kalo kamu mau bikin lanjutannya hehehehehe xD keep writing mey!!😀

    Like

    1. yess terima kasih sudah menyadari effort-ku buat kalimat terakhirnya kak fk :’) /touched/ /alay emang/.
      HAAA lanjutannya paling juga jiyeon ngabisin cokelatnya wkwkwk doakan saja ya kak😕 makasih banyak kakfik sudah mampir dan baca ini!!! ^_____^

      Like

  5. hhe… lucu bangets kaks pertemuannya mereka… jiyeon sok jual mahal dehh sama myungsoo, tpi emg kata2 jiyeon itu benar,,
    dibuat sequel dongg,, buat jiyeon dan myungsoo berjodoh, pasti seru

    Like

  6. haha simpel , jiyeon sengaja ngasih tau nama dan tmpat kerja nya supaya myungsoo datengin dia lg kkk
    keren thor

    Like

Tell Me Your Wish?  ̄ε ̄)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s